Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi hotel./TripAdvisor
Harianjogja.com, JOGJA-Perpanjangan masa tanggap darurat dikeluhkan sejumlah pihak, salah satunya pelaku usaha pariwisata seperti hotel dan restoran, karena perpanjangan ini dinilai membuat citra Jogja terkesan belum aman untuk dikunjungi.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono, menuturkan sebenarnya sudah ada sekitar 40 hotel yang berniat beroperasional kembali pada Juli. "Namun dengan perpanjangan ini hotel yang mau buka jadi menunda," ujarnya, Jumat (26/6/2020).
Berbeda dengan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tanggap darurat kata dia sebatas politik anggaran sehingga hotel dan restoran masih bisa buka. Namun, bukan soal buka atau tutupnya hotel yang ia persoalan, tapi image yang terbentuk pada orang luar Jogja, yang dengan perpanjangan ini menganggap Jogja belum aman.
Image ini secara tidak langsung mempengaruhi jumlah kunjungan masyarakat ke Jogja. Ia menceritakan okupansi saat ini masih rendah. Saat akhir pekan saja, okupansi hotel berbintang sekitar 10%, sementara hotel non bintang hanya di kisaran 5%.
Seperti halnya pemerintah yang memerlukan fleksibel anggaran, pada masa tanggap darurat hotel dan restoran juga membutuhkan hal serupa. Sejauh inu, stimulus yang diberikan Pemda sebatas peniadaan pajak. "Kalau tidak ada tamu ya tidak ada pajak, sama saja," keluhnya.
Sementara PLN pun tidak memberi keringanan, pengelola hotel dan karyawan harus tetap memperhatikan nasib karyawan, sebisa mu gkin jangan sampai PHK. Untuk itu, menurutnya intervensi pemerintah sangat diperlukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
DPRD DIY menyoroti titik rawan kecelakaan di JJLS dan mengusulkan pemasangan pagar pengaman serta PJU secara bertahap.
Pakar UMY menyoroti risiko fiskal pengelolaan utang Whoosh, termasuk tenor 80 tahun dan potensi tekanan terhadap ruang anggaran publik.
Cara cek pre-order iPhone 18 Pro di iBox, Digimap, dan Erafone, termasuk voucher, pilihan warna, kapasitas, serta perkiraan harga global.
WNA China berinisial HW ditolak masuk Soetta meski visa masih berlaku setelah ada atensi terkait dugaan pencurian barang penumpang di pesawat Starlux.
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah