Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar 2026 karena Situasi Timur Tengah
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Yogyakarta./Antara-Eka AR
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja menyebut stok pangan pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini mencukupi, tetapi terjadi penurunan tingkat konsumsi di masyarakat.
“Kami melakukan pendataan terhadap persediaan 11 jenis bahan kebutuhan pokok, baik yang dijual di toko, pasar maupun di distributor. Rata-rata, semua komoditas dalam kondisi mencukupi,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sugeng Darmanto, Senin (13/7/2020).
Menurut dia, meskipun sebagian bahan kebutuhan pokok di Kota Jogja didatangkan dari luar daerah, namun tidak ada hambatan dalam proses distribusi dari distributor sehingga ketersediaannya pun cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami lakukan pendataan untuk bahan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, dan lainnya,” katanya.
Pendataan persediaan bahan kebutuhan pokok tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Kementerian Dalam Negeri agar semua daerah membentuk tim ketahanan pangan daerah.
“Dari kegiatan pendataan tersebut juga bisa dipetakan daerah atau kecamatan mana saja yang kesulitan mengakses bahan kebutuhan pokok,” katanya.
Hanya saja, lanjut Sugeng, kesulitan akses bahan kebutuhan pokok tersebut tidak lantas dimaknai sebagai kesulitan warga menjangkau bahan kebutuhan pokok, tetapi lebih disebabkan daya beli warga menurun karena kondisi ekonominya terdampak pandemi.
“Saat ini, Pemerintah Kota Yogyakarta juga memiliki cadangan beras sebanyak 16,7 ton. Saya kira jumlahnya cukup banyak dan bisa dimanfaatkan sewaktu-waktu saat dibutuhkan,” katanya.
Sedangkan untuk pola konsumsi, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja membedakannya dalam dua kategori yaitu pola konsumsi rumah tangga dan pola konsumsi industri pendukung jasa pariwisata.
Untuk konsumsi rumah tangga, Sugeng mengatakan tidak terjadi penurunan tingkat konsumsi yang signifikan selama pandemi Covid-19 yaitu turun lima hingga 10%.
“Pemberian Bantuan Langsung Tunai [BLT] kepada warga miskin terdampak pandemi Covid-19 bisa mendorong tingkat konsumsi masyarakat sehingga tetap terjaga,” katanya.
Namun tingkat konsumsi untuk industri jasa pendukung pariwisata mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu mencapai sekitar 50% disebabkan hampir tidak ada kegiatan pariwisata selama pandemi.
Sebelumnya Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan kekuatan gotong royong masyarakat mendukung kondisi ketahanan pangan di Kota Yogyakarta selama masa pandemi.
“Muncul gerakan ngluwihi mbagehi [melebihkan membagi] yaitu memberikan bantuan ke warga yang membutuhkan. Bahkan nilai bantuan sosial dari masyarakat secara langsung untuk warga lainnya cukup banyak. Masing-masing lebih Rp3 miliar untuk April dan Mei,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 di MPP, SIM Keliling SCH, dan SIMMADE beserta jam layanan serta persyaratannya.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.