Jadwal DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman 24 Mei 2026
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Sejumlah petugas saat melakukan pemeriksaan sampel di Laboratorium Virologi, BBTKLPP Yogyakarta, Rabu (18/3/2020). - Harian Jogja/Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) DIY memiliki analisa tersendiri terkait melonjak positif Covid-19 di DIY selama beberapa hari terakhir. Kenaikan itu terjadi karena semakin meningkatnya tracing yang dilakukan oleh Dinkes kabupaten dan kota serta ditambahkan kapasitas pemeriksaan laboratorium.
Kepala BBTKLPP DIY Irene menjelaskan banyaknya temuan kasus Covid-19 DIY selama beberapa terakhir merupakan hasil kerja keras dari Dinkes yang terus melakukan tracing secara maksimal. “Penambahan kasus terjadi karena peningkatan jumlah tracing yang dilakukan oleh teman-teman Dinkes yang super, lalu diperiksa di Laboratorium sampai ratusan-ratusan sampel,” katanya Rabu (23/7/2020).
BACA JUGA : Temuan Corona di Bantul Melejit, Pemkab Beberkan
Irene mengibaratkan jika sebelumnya yang diperiksa 10 sampel ditemukan satu kasus, saat ini bisa jadi yang diperiksa ada 100 sampel kemudian ditemukan 10 kasus. “Kalau dulu diperiksa 10 kasus positif 1. Sekarang karena diperiksanya 100 ya positifnya 10 wajar secara jumlah bertambah, tetapi secara rate ya sama aja 1 banding 10 dengan 1 banding 100,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia peningkatan jumlah itu pasti terjadi ketika di awal tracing massal. “Pada awal-awal tracing massal dimana pun kejadian akan seperti ini, akan terjadi peningkatan kasus,” ucapnya.
Temuan banyak kasus itu dapat meminimalisasi gunung es terkait Covid-19 sehingga dapat memutus mata rantai penularan dengan menemukan kasus lebih dini. Cara ini pula dapat menemukan kasus orang tanpa gejala lebih awal sehingga tidak sampai dirawat di RS dan bisa dicegah penularannya.
BACA JUGA : Ini Riwayat 6 Pasien Baru Covid-19 di DIY yang Terinfeksi
“Itu artinya kita mengikis fenomena gunung es, kami menemukan kasus secara dini, yang makna terbesarnya secara case detection adalah memutus rantai penularan dan secara case holding, [atau] menemukan kasus lebih dini sehingga tanpa gejala. [Sehingga[ Enggak perlu sampai dirawat di RS dengan biaya mahal dan secara manusianya ngga perlu sampai menimbulkan kematian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Bareskrim memastikan blackout di Sumatra bukan sabotase, melainkan dampak cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi listrik di Jambi.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.