Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi pembagian daging hewan kurban. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP), Bantul masih terus melakukan pengawasan proses pemotongan hewan kurban di masyarakat pada Iduladha 1441 Hijriyah ini. Dari hasil pengawasan sementara petugas menemukan ada 14 hewan kurban yang diketahui mengandung cacing hati.
"Semua yang mengandung cacing hati adalah sapi 14 ekor," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPPKP Bantul, Joko Waluyo, saat dihubungi Jumat (31/7/2020). Joko mengatakan jumlah hewan yang mengandung penyakit Fasciola Hepatica itu tersebar di beberapa kecamatan.
Namun hasil pengawasan itu baru sementara yang terlaporkan sampai Jumat siang di hari pertama kurban. Adapun jumlah tempat pemotongan yang selesai diawasi baru sekitar 624 titik dengan jumlah sapi sebanyak sekitar 1.800 ekor, domba 2.185 ekor, dan kambing 1.790 ekor.
Joko berujar pengawasan masih akan dilakukan sampai hari ketiga kurban karena masih banyak titik pemotongan hewan yang akan melakukan pemotongan pada besok dan lusa. Lebih lanjut Joko mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan temuan cacing hati pada hewan kurban.
Baca Juga: Penangkapan Buronan Djoko Tjandra, Kabareskrim: Siang Terdeteksi, Sore Ditangkap
Hati hewan kurban yang mengandung cacing hati, kata dia, cukup dibuang pada bagian yang terkena cacing hati kemudian menguburnya, "Yang lainnya masih aman untuk dimasak dan dikonsumsi," ujar Joko.
Dalam catatan Harian Jogja, temuan cacing hati pada hewan kurban bukan kali ini saja. Namun pada Iduladha tahun lalu juga ada. Temuan cacing hati pada Iduladha 1440 sebanyak 225 ekor dalam dua hari, yakni 161 ekor sapi, 37 ekor domba, dan 27 ekor kambing.
Joko mengatakan proses pemantauan hewan kurban terus dilakukan melalui tim pengawasan kesehatan hewan kurban sebanyak 200 orang. Ia memprediksi masih ada ribuan ekor hewan kurban yang belum terdata semua
.Baca Juga: Nekat,Pensiunan Tentara di Kulonprogo Tusuk Keponakan hingga Tewas
Takmir Masjid Al-Huda, Dusun Cikalan, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Erwin Syachputra mengatakan pemotongan hewan kurban di masjid yang diurusnya dilkukan di hari pertama kurban sebanyak empat ekor sapi dan empat ekor domba. Semuanya sudah dicek oleh tim kesehatan hewan, "Hasil pemeriksaan tadi bagus, tidak ada yang terkena cacing hati," kata Erwin.
Proses pemotongan hewan juga dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19. Masjid Al-Huda juga menyelenggarakan salat Iduladha. Sementara itu di Dusun Bogoran, Trirenggo, Bantul, pemotongan hewan kurban baru akan dilakukan pada Sabtu (1/8/2020) besok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.