Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi pembagian daging hewan kurban. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP), Bantul masih terus melakukan pengawasan proses pemotongan hewan kurban di masyarakat pada Iduladha 1441 Hijriyah ini. Dari hasil pengawasan sementara petugas menemukan ada 14 hewan kurban yang diketahui mengandung cacing hati.
"Semua yang mengandung cacing hati adalah sapi 14 ekor," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPPKP Bantul, Joko Waluyo, saat dihubungi Jumat (31/7/2020). Joko mengatakan jumlah hewan yang mengandung penyakit Fasciola Hepatica itu tersebar di beberapa kecamatan.
Namun hasil pengawasan itu baru sementara yang terlaporkan sampai Jumat siang di hari pertama kurban. Adapun jumlah tempat pemotongan yang selesai diawasi baru sekitar 624 titik dengan jumlah sapi sebanyak sekitar 1.800 ekor, domba 2.185 ekor, dan kambing 1.790 ekor.
Joko berujar pengawasan masih akan dilakukan sampai hari ketiga kurban karena masih banyak titik pemotongan hewan yang akan melakukan pemotongan pada besok dan lusa. Lebih lanjut Joko mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan temuan cacing hati pada hewan kurban.
Baca Juga: Penangkapan Buronan Djoko Tjandra, Kabareskrim: Siang Terdeteksi, Sore Ditangkap
Hati hewan kurban yang mengandung cacing hati, kata dia, cukup dibuang pada bagian yang terkena cacing hati kemudian menguburnya, "Yang lainnya masih aman untuk dimasak dan dikonsumsi," ujar Joko.
Dalam catatan Harian Jogja, temuan cacing hati pada hewan kurban bukan kali ini saja. Namun pada Iduladha tahun lalu juga ada. Temuan cacing hati pada Iduladha 1440 sebanyak 225 ekor dalam dua hari, yakni 161 ekor sapi, 37 ekor domba, dan 27 ekor kambing.
Joko mengatakan proses pemantauan hewan kurban terus dilakukan melalui tim pengawasan kesehatan hewan kurban sebanyak 200 orang. Ia memprediksi masih ada ribuan ekor hewan kurban yang belum terdata semua
.Baca Juga: Nekat,Pensiunan Tentara di Kulonprogo Tusuk Keponakan hingga Tewas
Takmir Masjid Al-Huda, Dusun Cikalan, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Erwin Syachputra mengatakan pemotongan hewan kurban di masjid yang diurusnya dilkukan di hari pertama kurban sebanyak empat ekor sapi dan empat ekor domba. Semuanya sudah dicek oleh tim kesehatan hewan, "Hasil pemeriksaan tadi bagus, tidak ada yang terkena cacing hati," kata Erwin.
Proses pemotongan hewan juga dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19. Masjid Al-Huda juga menyelenggarakan salat Iduladha. Sementara itu di Dusun Bogoran, Trirenggo, Bantul, pemotongan hewan kurban baru akan dilakukan pada Sabtu (1/8/2020) besok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Daftar 10 SUV irit BBM di Indonesia, lengkap dengan spesifikasi, konsumsi bahan bakar, dan estimasi harga masing-masing.
Rumah Angelina Jolie di Los Angeles terjual US$24,75 juta setelah ditawarkan hampir US$30 juta. Properti ini pernah dimiliki Cecil B. DeMille.
AFC Nations League disiapkan AFC. Simak proyeksi divisi Timnas Indonesia berdasarkan ranking FIFA dan status format kompetisi.
Helm yang terkena hujan jangan langsung disimpan. Simak 3 cara merawat helm agar tidak bau apek, tetap nyaman, dan awet digunakan.
Konser Ed Sheeran di Gillette Stadium pada 25 dan 26 September 2026 dibatalkan karena cuaca buruk. Tiket Ticketmaster akan direfund otomatis.