Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Petugas melakukan simulasi untuk wisatawan di kawasan wisata Tebing Breksi, Prambanan, Sleman, Jumat (12/6/2020). /Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman memaksimalkan layanan live streaming melalui channel You Tube untuk pementasan atraksi budaya di masa pandemi Covid-19.
Kepala Disbud Sleman Aji Wulantara mengatakan selama masa pandemi Covid-19 untuk kegiatan atraksi kebudayaan pelaksanaannya tetap mengacu pada protokol kesehatan. Salah satu kegiatan yang digelar Disbud adalah Festival Langen Carita yang diikuti 17 kontingen anak-anak dan remaja se-Kabupaten Sleman.
BACA JUGA : UPT Malioboro: Selama Pandemi, Kunjungan Wisatawan 600
"Festival ini dibiayai dengan Dana Keistimewaan [Danais] DIY dan kami siarkan secara live streaming melalui chanel You Tube Disbud," katanya, Senin (3/8/2020).
Festival tersebut digelar awal Agustus ini. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Kesenian Sleman. Masing-masing kontingen mementaskan cerita berupa gabungan tarian dan tembang. Cerita drama yang dipertontonkan diiringi dengan musik gamelan.
"Kami akan terus menumbuhkan kreativitas dan gagasan menarik tentang langen carita di tengah budaya masyarakat. Kami akan. mempopulerkan kembali seni tradisi agar tidak musnah," katanya.
Penyenggaraan festival secara virtual tersebut, kata Aji, diharapkan tetap menciptakan iklim kreatif bagi para pelaku seni dan budaya. Atraksi seni dan budaya selama pandemi Covid tersebut juga diharapkan menjadi tontonan menarik bagi anak-anak di rumah sehingga anak-anak tidak hanya bermain Ponsel.
Menurut Aji, beberapa kegiatan Disbud selama masa pandemi Covid-19 dikemas dalam bentuk online atau daring. Hal itu dilakukan untuk memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah. "Beberapa waktu lalu kami juga menayangkan pertunjukan budaya.
BACA JUGA : Wisatawan Domestik Jadi Tumpuan di Tengah Pandemi
"Milenial Gandrung Wayang" secara daring melalui kanal Yotube Disbud," katanya.
Meskipun tidak terkait langsung dengan aksi penanganan pandemi Covid-19, Disbud berupaya memberikan kontribusi nyata dalam membantu menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan masyarakat.
"Kegiatan Disbud yang digelar harus dan wajib memenuhi protokol kesehatan. SOP tersebut akan menjadi pedoman bagi semua kegiatan kebudayaan baik yang didanai oleh APBD maupun oleh Danais," kata Sekretaris Disbud Sleman Edy Winarya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Jelang kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2026, baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja tercatat telah memiliki sertifikat halal.
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
Sebanyak 42 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Minggu sore.
Pesawat aerosport Sky Ranger jatuh dan terbakar di persawahan Blora. Dua awak selamat dengan luka ringan setelah pendaratan darurat.
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung hingga 7 September 2026 akibat abu vulkanik Anak Krakatau.