Puluhan Obat Bahan Alam Tercemar BKO BPOM Ungkap Risiko Serius
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Ilustrasi Jembatan/JIBI
Harianjogja.com, DLINGO--Wacana pembangunan jembatan penghubung antara Desa Banyusuco, Playen, Gunungkidul dengan Dukuh Kebosungu II, Desa Dlingo, Dlingo, Bantul dinilai positif.
Camat Dlingo Deni Ngajis Hartono mengatakan, sejauh ini pihaknya telah mengetahui wacana pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Gunungkidul dengan Bantul. Akan tetapi, sampai kini, belum ada kejelasan terkait realisasi wacana tersebut.
“Sejauh ini sebatas wacana. Belum ada kejelasan. Tetapi, jika jadi dan terealisasi, kami sangat berterimakasih,” katanya, Selasa (4/8/2020).
BACA JUGA : Sehari Terjadi 2 Kecelakaan, Jembatan Layang
Menurut Deni, keberadaan jembatan penghubung antara Dukuh Kebosungu II dengan Desa Banyusuco sejatinya sangat diperlukan. Sebab, selain memudahkan akses lalu lintas antara dua Bantul dan Gunungkidul, juga akan menghidupkan perekonomian warga di dua wilayah tersebut.
“Sebab, di dua wilayah ini kan juga banyak objek wisata. Tentu ini akan semakin menggerakkan perekonomian warga,” lanjutnya.
Kepala Sub Bidang Lingkungan Hidup dan Pekerjaan Umum, Bidang Fisik dan Prasarana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Nurudin Araniri mengatakan, pembangunan jembatan tersebut masih sebatas perencanaan.
Tapi, pihaknya sudah beberapa kali melakukan survei sebelum dituangkan dalam rencana induk dan rencana detail teknis perencanaan pembangunan.
“Beberapa waktu lalu ada survei sebagai tindak lanjut, tetapi kami belum memutuskan pelaksanaan pembangunan. Saat ini masih sebatas survei, kelanjutannya menunggu hasil kajian dan kemampuan keuangan daerah," paparnya.
BACA JUGA : Sehari, 2 Kali Kecelakaan Terjadi di Jembatan Layang
Menurut dia, sejauh ini ada dua lokasi alternatif pembangunan jembatan. Pertama lokasinya berada di dekat Balai Kalurahan Banyusoco. Sedangkan lokasi kedua berada di sisi utara Kalurahan Banyusoco.
“Tapi untuk lokasi pas pasti butuh kajian,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.