Harga Sapi Impor Naik, Untungkan Peternak Tapi Ancam Populasi Nasional
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Ilustrasi uang. /Bisnis- Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JOGJA - Pemberian keringanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang terjadi di masa pandemi Covid-19 ini ternyata tidak diiringi tingginya tingkat pembayaran. Hingga awal Agustus ini pembayaran PBB Kota Jogja belum capai persentase maksimal.
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan bahwa pembayaran PBB Kota Jogja sampai awal agustus ini mencapai 30 persen. Pernyataan tersebut diterangkan Heroe pada Rabu (5/8/2020) yang menyebutkan bahwa jumlah pembayar itu dari warga yang telah mengajukan keringanan maupun yang tidak.
Diterangkan Heroe, tidak semua warga Jogja mengajukan keringanan pembayaran PBB. Dia menyebutkan justru pembayaran malah lebih banyak dilakukan oleh warga yang tidak mengajukan keringanan. "Banyak juga yang sudah bayar, lebih banyak yang tidak mengajukan keringanan," ujarnya.
Baca juga: Kabar Gembira, 300 Rumah Tak Layak Huni di Jogja Tahun Ini Direnovasi
Heroe berencana mengaktifkan loket-loket pembayaran di tingkat kecamatan. "Agustus ini akan kita mulai dengan membuka loket kecamatan dengan teman kerja sama teman-teman yang terlibat dari Bank Jogja, BNI, dan sebagainya," ujarnya.
Pihaknya belum berencana memundurkan batas jatuh tempo pada September nanti. "Kita mendekatkan ke masyarakat untuk memudahkan pembayaran itu sekarang yang kita lakukan," imbuhnya.
Menurut data yang disampaikan Heroe, pembayar PBB di Kota Jogja mencapai ribuan pembayar. Dikatakan Heroe banyak warga yang diberi keringanan pembayaran, namun untuk membayarnya butuh waktu. "Jumlah yang minta keringanan tinggi tapi yang bayar belum banyak. Jadi, yang sudah membayar malah yang tidak mengajukan keringanan," terangnya.
Baca juga: Pulihkan Ekonomi, Presiden Jokowi Ingin Kelas Menengah Keluar Rumah & Belanja
Sementara itu berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jogja hingga per 31 Juli 2020 jumlah wajib pajak yang mengajukan keringanan PBB sebanyak 9.710 wajib pajak. Jumlah tersebut senilai total ketetapan Rp53,3 miliar.
Di sisi lain, jumlah wajib pajak yang disetujui pengajuan keringanannya sebanyak 9.559 wajib pajak dengan nilai total ketetapan Rp34,5 miliar. Realisasi wajib pajak yang sudah melakukan pembayaran PBB sebanyak 2.704 wajib pajak dengan nilai total ketetapan Rp5,71 miliar. Namun hingga detik ini menurut data yang dihimpun dari BPKAD Kota Jogja masih ada warga yang mengajukan keringanan sampai akhir Agustus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Neymar kembali dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti membawa kombinasi pemain senior dan bintang muda.
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.