Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar
Akselerasi Pertumbuhan Pebisnis Muda, Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar dan Akses Modal
Ilustrasi belajar online. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul memastikan pembelajaran dengan tatap muka di Bantul belum bisa diterapkan saat ini. Sebab penularan Covid-19 di Bantul masih terjadi dan Bumi Projotamansari masuk kategori zona oranye.
Dengan demikian pembelajaran jarak jauh (PPJ) masih tetap dilaksanakan. "Kabupaten Bantul pada saat ini masih dalam zona oranye, jadi Kegiatan Belajar Mengajar tetap dengan pembelajaran jarak jauh dan siswa masih belajar dari rumah atau BDR," kata Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko, saat dihuhungi Minggu (9/8/2020).
Isdarmoko, sebelumnya juga mengatakan bahwa pembelajaran jarak jauh ini semata-mata untuk menghindari penularan Coronavirus Disease atau Covid-19 dari sekolah. Meski pembelajaran jarak jauh, namun Disdikpora menyiapkan tiga metode dalam pembelajaran jarak jauh, yakni pembelajaran dengan metode daring murni dengan dukungan jaringan internet yang memadai.
Kedua, dengan metode kombinasi semi daring. Artinya siswa dan guru bisa memanfaatkan grup aplikasi percakapan untuk memberikan dan mengumpulkan tugas-tugas sekolah. Ketiga metode manual murni, yakni bagi sekolah-sekolah yang kesulitan mengakses jaringan internet sehingga tugas-tugas sekolah bisa dikirim ke rumah siswa atau siswa yang mengambil tugas di sekolah.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Kasus Positif Mencapai 19,79 Juta Orang, Sembuh 12,7 Juta
"Walaupun datang ke sekolah tetap harus menerapkan protokol kesehatan, tidak boleh berkerumun," kata isdarmoko. Pihaknya juga sudah mensosialisasikan metode pembelajatan jarak jauh tersebut kepada semua sekolah di Bantul.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul yang diunggah di laman corona.bantul.go.id, hanya satu yang masuk kategori zona hijau, yakni Kecamatan Dlingo. Dan zona kuning hanya lima kecamayan, yakni Sedayu, Srandakan, Sanden, Jetis, dan Piyungan.
Baca Juga: Dul Jaelani Siapkan Album Dalam Bentuk Box Set, Ini Isinya
Yang lainnya masuk zona oranye, yakni Banguntapan, Sewon, Kasihan, Pleret, Imogiri, Pajangan, Pundong, Pandak, Kretek, dan Bambanglipuro, dan Kecamatan Bantul.
Sementara jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Bantul sampai 8 Agustus 2020 sebanyak 269 orang. Dari jumlah tersebut sembuh 206 orang, meninggal 6 orang, dan masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit khusus Covid-19 sebanyak 57 orang. Sebagian besar kasus positif Covid di Bantul adalah Orang Tanpa Gejala atau OTG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akselerasi Pertumbuhan Pebisnis Muda, Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar dan Akses Modal
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Syahrini resmi comeback setelah hampir tujuh tahun vakum. Ia merilis lagu Kau Yang Utama untuk Reino Barack dan putrinya, sekaligus menjanjikan hadiah menginap
Hasto Siapkan Rangkaian Hari Jadi Jogja Selama Dua Bulan, Hadirkan Program "Bule Mengajar" hingga Wisata Sungai
Hasil FP1 Moto3 Inggris: David Almansa tercepat di Silverstone, Veda Ega Pratama finis keenam di debutnya, tertinggal 0,532 detik dari pimpinan.
Banyak pengguna WhatsApp mengeluhkan akun tiba-tiba terblokir dengan status Account in Review. Simak penyebab, cara mengajukan banding, dan langkah yang harus d