60 Siswa MI di Klaten Keracunan Usai Makan MBG, Mual dan Muntah
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota Jogjaa dalam upaya menyikapi tingginya minat masyarakat berolahraga menggunakan sepeda menyiapkan rute wisata keliling kampung untuk mengajak wisatawan menikmati keunikan suasana perkampungan di Yogyakarta.
“Minat masyarakat yang sedang hobi bersepeda ini adalah potensi atau momentum yang harus ditangkap untuk mengenalkan banyak daya tarik wisata di Yogyakarta,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Maryustion Tonang di Yogyakarta, Minggu (23/8/2020).
Menurut dia, keunikan suasana perkampungan di Kota Yogyakarta merupakan daya tarik wisata yang tidak akan mungkin ditemukan di kota lain sehingga harus bisa digarap secara serius guna mengembangkan industri pariwisata di Yogyakarta.
“Kampung-kampung wisata akan diarahkan ke sana. Selain bersepeda, wisatawan juga bisa mengetahui banyak potensi yang ada di kampung-kampung tersebut. Nantinya, akan ada paket wisata bersepeda,” katanya.
Ia pun memastikan, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait di Pemerintah Kota Yogyakarta untuk merealisasikan peluang tersebut dalam bentuk paket wisata.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Yogyakarta Edy Muhammad mengatakan, bisa menyiapkan 45 rute bersepeda keliling perkampungan di Kota Yogyakarta.
“Harapannya, pesepeda tidak hanya terkonsentrasi di kawasan Malioboro saja, tetapi mereka juga bisa bersepeda berkeliling perkampungan sambil menikmati berbagai potensi yang ada,” katanya.
Paket bersepeda tersebut, lanjut Edy, juga perlu dikerjasamakan dengan pihak swasta seperti hotel hingga penyedia jasa penyewaan sepeda.
“Tamu yang menginap di hotel bisa meminjam sepeda dan kemudian berkeliling kampung menikmati potensi di kampung dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung karena banyak wisatawan yang berkunjung,” katanya.
Ia berharap, rute wisata untuk pesepeda tersebut sudah bisa diluncurkan pada tahun ini supaya tidak kehilangan momentum meskipun saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19.
Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif mengatakan, di Kota Yogyakarta sudah memiliki jalur untuk pesepeda di beberapa ruas jalan termasuk di wilayah perkampungan, khususnya di kampung wisata.
“Bahkan sudah ada penanda arah untuk jalur sepeda yang masuk ke perkampungan. Peta rute jalur sepeda ini sudah kami sampaikan ke Dinas Pariwisata untuk diolah menjadi rute wisata sepeda,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Perempuan 64 tahun di Nepal ditemukan selamat setelah 10 hari tertimbun reruntuhan akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Rasuwa.
Kemenpar meminta keselamatan penerbangan menjadi prioritas di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi pembatalan penerbangan.
DPRD Bantul mendorong pemetaan wilayah kekeringan dan pembangunan sumur bor serta jaringan air bersih sebagai solusi permanen.
Kemenhub memastikan refund tiket pesawat 100 persen bagi penumpang terdampak pembatalan penerbangan akibat abu erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.