Kasus GMS Bantul, 31 Saksi Diperiksa, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kawasan perkantoran menjadi lingkungan yang rentan terhadap penularan Covid-19. Baru-baru ini beredar surat yang menyebutkan tujuh kantor Bank Negara Indonesia (BNI) di Kota Jogja akan ditutup bertahap.
Head if Region PT. BNI (Persero), Tbk. Kantor Wilayah Yogyakarta, Moh Hisyam, menyebut terdapat pegawainya yang suspek Covid-19. Pegawai yang bersangkutan telah melakukan isolasi dan pengobatan lebih lanjut. "Manajemen BNI dan seluruh pegawai lain turut prihatin atas kondisi tersebut, kami mohon dukungan dan doa agar pegawai yang sedang sakit tersebut segera pulih kembali," ujarnya pada Jumat (11/9/2020).
BNI melakukan beberapa langkah cepat, yakni penelusuran (tracing) kontak. Tidak hanya itu, BNI juga mewajibkan pekerja dalam satu gedung untuk melakukan rapid test dan swab.
BACA JUGA: Kalasan Masuk Zona Merah Covid-19 di Sleman
Hisyam menjelaskan BNI Kantor Cabang Jogja telah mengalihkan operasional 50% layanan outlet ke layanan outlet terdekat. “Nasabah tidak perlu khawatir, karena transaksi dapat dilakukan di outlet BNI yang buka layanan layanan melalui e-channel BNI ATM, Mobile Banking, SMS Banking, Phone Banking, Internet banking dan BNI Virtual Assistant]," terangnya.
Tujuh kantor BNI yang ditutup meliputi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Adisutjipto, KCP KH. Ahmad Dahlan, KCP Sutoyo, Kantor Kas (KK) Jogjatronik, KK Beringharjo, KK Hos Cokroaminoto, dan KK Piyungan. Khusus KCP Adisutjipto telah ditutup sejak 11 September 2020 hingga 25 September 2020. Sementara kantor lainnya mulai ditutup pada 14 September 2020 hingga 25 September 2020.
BACA JUGA: Suami Kerja Tak Dibayar, Ratusan Istri Tidur di Kantor Perusahaan Sawit
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi hingga Jumat sore belum juga menerima informasi atas adanya penyebaran kasus Covid-19 di kantor BNI. "Saya belum dapat informasinya, mungkin karena bukan orang kota [yang terinfeksi]," ujarnya.
Heroe mengatakan beberapa kasus terkait Covid-19 terjadi di Kota tetapi domisili pasien di luar Kota Jogja sehingga pihaknya tidak mendapatkan laporannya. "Karena laporan masuk di tempat dia tinggal," terangnya.
BACA JUGA: Ilmuwan Peringatkan Kemungkinan Wabah Penyakit dari Luwak di Indonesia
Dinkes Kota Jogja telah menyurati BNI untuk melakukan tracing.
"Saya kira seperti yang saya sampaikan, kasus yang muncul adalah sebaran di perkantoran dan di rumah, kita lebih waspada karena kita berhadapan dengan orang tanpa gejala, kadang di rumah, di kantor kita melupakan protokol Covid-19 karena setiap hari ketemu," tegasnya.
Heroe mengimbau kepada semua warga untuk semakin hati-hati terutama paparan OTG. Meski demikian, Heroe menilai PSBB belum diperlukan. "PSBB untuk Kota Jogja belum, masih jauh, kalau kita mengabaikan, sembrono, melanggar protokol Covid tidak menutup kemungkinan bisa terjadi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gol penalti Kylian Mbappe membawa Les Bleus lolos ke perempat final menghadapi Maroko.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 5 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Azzedine Ounahi mencetak dua gol untuk membawa Singa Atlas ke perempat final.
Prakiraan cuaca DIY 5 Juli 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berawan, suhu 20-30 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.