Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Jajaran Unit Reskrim Polsek Godean saat mengungkap kasus pencurian yang melibatkan ABS, 22, warga Godean, Sleman, Minggu (13/9/2020). /Harian Jogja-Lajeng Padmaratri.
Harianjogja.com, SLEMAN--Lantaran tak punya uang, seorang pemuda asal Kecamatan Godean, Sleman berinisial ABS, 22, punya niat buruk untuk mengambil harta dari rumah tetangganya. Pemuda ini bahkan nekat menodongkan senjata tajam ke arah targetnya saat aksi dilakukan.
Kanit Reskrim Polsek Godean, Iptu Bowo Susilo menuturkan aksi itu berlangsung pada 23 Agustus lalu menjelang tengah malam di sebuah rumah di Desa Sidomoyo, Godean, Sleman. "Tersangka menodongkan senjata tajam berupa pisau untuk mengancam korban supaya menyerahkan ponsel dan uangnya," kata Bowo pada Minggu (13/9/2020).
BACA JUGA : Pelaku Perampasan Ponsel yang Kenakan Jaket Ojol Ditangkap
Bowo menerangkan untuk mengelabuhi korban, ABS yang juga merupakan seorang residivis ini mengenakan jaket dan masker pelindung wajah saat menjalankan aksinya. Ia bahkan sempat mematikan listrik di rumah korban supaya tidak ketahuan.
Saat korban membuka pintu untuk menghidupkan listrik, ABS lantas menodongkan pisau sepanjang 10 cm yang ia bawa tepat ke arah ulu hati korban. Ia mengancam akan menusukkan pisau itu jika korban tidak memberikan ponsel dan uangnya.
Beruntung, korban yang saat itu masih menggenggam ponsel langsung menghubungi tetangganya dengan cepat dan minta pertolongan. "Tetangga langsung datang menolong. Anggota kami juga responsif sehingga tidak sempat ada main hakim sendiri," kata Bowo.
Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa jaket merah dan masker hitam yang dipakai tersangka saat beraksi serta pisau.
BACA JUGA : Ditinggal Temannya Kabur, Pelaku Perampasan Ponsel
Kepada polisi, tersangka mengaku tidak punya uang sehingga nekat mengincar rumah tetangga yang jaraknya hanya sekitar 100 meter itu. Ia juga optimistis melakukan aksinya di situ lantaran mengetahui korban yang merupakan seorang perempuan berusia sekitar 40 tahun hanya tinggal dengan dua anak perempuannya.
"Karena tidak punya uang dan tidak bekerja, pelaku ini nekat melakukan aksi kriminal," ujar Bowo.
Menurut catatan kepolisian, tersangka pernah menjalani hukuman sebelumnya yang berkaitan dengan membawa lari anak di bawah umur dan baru keluar penjara pada April 2020 lalu. Atas perbuatannya, ABS dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang ancaman dan pemerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara serta UU Darurat RI No.12/1991 tentang senjata tajam dengan ancaman 12 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.