Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Sejumlah pengendara kendaraan terjaring razia masker di Jalan Jenderal Sudirman Bantul, tepatnya di depan markas Polres Bantul, Senin (14/9/2020) sore. Para pelanggar protokol kesehatan Coronavirus Disease atau Covid-19 didata dan dikenai sanksi push up dan menghapal lapal Pancasila.
Razia masker tersebut digelar oleh tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polres Bantul, dan Kodim 0729 Bantul. Razia masker tersebut dalam rangka operasi patuh protokol kesehatan Covid-19.
Sejumlah pengendara kendaraan dari arah selatan ke utara yang tidak mengenakan masker langsung dihentikan dan didata. Setelah pendataan beberapa di antaranya langsung mendapat hukuman, “Tadi ada yang disuruh mengucapkan Pancasila dihadapan pak Kapolres, ada yang disuruh push up,” kata Kepal Satpol PP Bantul, Yulius Suharta.
Yulius Suharta mengatakan operasi patuh protokol kesehatan Covid-19 akan terus dilakukan secara berkala. Petugas akan menindak yang tidak patuh, salah satunya soal pengenaan masker. Pihaknya masih mendata jumlah pelanggar yang terjaring razia.
BACA JUGA: DIY Prioritaskan Ekonomi atau Kesehatan? Sultan Ibaratkan Kusir Andong
Hasil pendataan tersebut nanti sebagai bukti karena jika pelanggar terjaring razia kedua kalinya, maka sanksi administratif berupa denda membayar Rp100.000 akan diterapkan. Ia mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerapkan sanksi denda, melainkan sanksi sosial seperti mengucapkan lapal Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan, dan membersihkan tempat umum.
Namun ke depan akan lebih tegas lagi dan tidak segan untuk menindak pelanggar yang kembali mengulangi. Lebih lanjut mantan Camat Pajangan ini mengatakan operasi dilakukan sesuai Peraturan Bupati Nomor 79 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19. “Sekarang ini masih dalam proses Adaptasi Kebiasaan Baru. Masyarakat boleh beraktivitas, tapi jangan melanggar protokol kesehatan,” ujar Yulius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Leandro Paredes mempertimbangkan masa depannya bersama Timnas Argentina setelah mendapat skorsing 10 pertandingan dari FIFA dan era Lionel Messi berakhir.
WhatsApp menguji fitur Scam Alert yang mampu mendeteksi pesan penipuan menggunakan AI langsung di ponsel. Fitur ini tetap menjaga privasi karena tidak mengirim
Reuters dan CNA menyoroti dampak karhutla Indonesia. Sebanyak 1,4 juta siswa belajar dari rumah, sembilan taman nasional ditutup, dan kabut asap meluas.
Ahmed Al Kaf resmi pensiun setelah 20 tahun menjadi wasit. Pengadil asal Oman itu dikenang publik Indonesia karena laga kontroversial Bahrain vs Timnas Indonesi
Harga RAM, SSD, dan GPU naik akibat permintaan AI. Masihkah merakit PC sendiri lebih murah dibanding membeli PC jadi pada 2026? Simak analisis lengkapnya.