Joan Mir Kehilangan Podium usai Dihukum 16 Detik di Catalunya
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mulai menerapkan perkuliahan tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Perkuliahan tatap muka ini sudah mulai digelar secara bertahap sejak Senin (14/9/2020) kemarin.
Staf Humas UMY Sakinah mengatakan perkuliahan tatap muka ini diterapkan bergiliran tiap bulan. Hanya satu angkatan yang mengikuti perkuliahan tatap muka per satu bulan.
BACA JUGA: Sultan Jogja Izinkan Kampus DIY Gelar Kuliah Tatap Muka, Ini Syaratnya
“Bulan ini hanya mahasiswa semester tujuh yang akan masuk kuliah offline tatap muka] terlebih dahulu. Kemudian berganti dengan mahasiswa semester lima bulan berikutnya dan diikuti semester tiga pada bulan berikutnya lagi,” katanya, Selasa (15/9/2020).
Sisa perkuliahan lainnya dilakukan secara online atau jarak jauh. Perkuliahan di UMY masih menitikberatkan secara online walaupun tatap muka sudah dilakukan dengan terbatas dan bertahap. Tujuannya mencegah terjadinya kerumunan di lingkungan kampus.
BACA JUGA: Muncul Wisata ala Jepang di Tepi Sungai Opak Bantul & Kini Viral
Kampus pun telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana dalam menunjang perkuliahan tatap muka ini sesuai dengan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19, mulai dari menyiapkan tempat cuci tangan di tiap pintu masuk gedung, menyediakan hand sanitizer di tiap lorong gedung dan kantor unit kerja, mewajibkan pemakaian masker, dan jaga jarak fisik.
“Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan wajib menggunakan masker, cuci tangan dan dicek suhu tubuh. Kami juga semprot disinfektan ruangan seusai perkuliahan digelar,” kata dia.
BACA JUGA: Tak Pakai Masker di Kulonprogo, Puluhan Orang Diberi Sanksi Kerja Sosial
UMY menerapkan aturan ketat untuk mahasiswa yang akan ikut kuliah tatap muka, yakni wajib menyerahkan hasil rapid test ke gugus tugas penanganan Covid-19 yang dimiliki oleh universitas.
“Nanti akan didata oleh satgas yang memang telah ada,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ajakan Mendagri Tito untuk Bully Calon Kepala Daerah Dinilai Tepat
Rektor UMY Gunawan Budiyanto mengatakan kebijakan perkuliahan yang diambil UMY sudah sesuai dengan surat edaran Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/EDR/Covid-19/2020 tentang Larangan Pembelajaran/Kegiatan Tatap Muka bagi Setiap Amal Usaha Muhammadiyah yang Bergerak di Bidang Pendidikan.
"Semester ini kuliah dengan mode tatap muka sebagai pendalaman materi dalam membentuk skill. Namun, dengan tetap menitikberatkan pada kuliah online," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur DIY Sru Sultan HB X, mengizinkan kampus di DIY menggelar kuliah tatap muka dengan syarat mendata mahasiswa secara ketat dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Neymar kembali dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti membawa kombinasi pemain senior dan bintang muda.
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.