Kuota LPG 3 Kg Turun Jadi 8 Juta Ton, Ini Energi Penggantinya
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus Covid-19 yang dilaporkan di DIY pada Kamis (17/9/2020) kembali didominasi oleh Sleman.
Berdasarkan hasil pemeriksaan 675 sampel dan 647 orang di laboratorium, muncul 41 kasus baru di DIY pada Kamis (17/9/2020).
"Total kasus positif COVID-19 di DIY mencapai 1.984 kasus," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Kamis sore.
Dari 41 kasus baru, sebanyak 25 orang di antaranya merupakan warga Sleman. Kebanyakan kasus muncul karena pasien tertular dari kasus positif COVID-19 sebelumnya, yakni kasus 1.949, perempuan 29 tahun dari hasil tracing kontak kasus 1.640.
BACA JUGA: Awas! Di Bantul Pasien Covid-19 Meninggal tanpa Penyakit Penyerta
Kasus 1.953 sampai kasus 1.955 hasil tracing kontak kasus 1.802. Kasus 1.956, perempuan 67 tahun, dari hasil tracing kontak kasus 1.773. Kasus 1.957, laki-laki 23 tahun dari hasil tracing kontak kasus 1.731 dan 1.732. Kasus 1.958, perempuan 12 tahun dari hasil tracing kontak kasus 1.776.
Kasus 1.959 dan kasus 1960 dari hasil skrining karyawan kesehatan. Kasus 1.961, laki-laki 46 tahun dari hasil skrining pasien. Kasus 1.962 dan kasus 1.963 dari hasil tracing kontak kasus 1.819. Kasus 1.982, laki-laki 43 tahun, punya riwayat perjalanan dari Wonosari.
Kasus 1.983, laki-laki 40 tahun punya riwayat perjalanan dari Kalimantan Selatan. Kasus 1.984, laki-laki 32 tahun punya riwayat perjalanan dari Wonosobo. Kasus 1.985, laki-laki 30 tahun dari hasil skrining karyawan kesehatan. Kasus 1.986, laki-laki 1 tahun dari hasil kontak kasus positif.
"Selain itu kasus 1.969, kasus 1972, dan 1973 yang masih dalam penelusuran," ujarnya.
Sementara, Kota Yogyakarta mencatatkan 8 kasus baru. Di antaranya kasus 1.950, laki-laki 64 tahun dari hasil tracing kontak kasus 1.719. Kasus 1.951, laki-laki 69 tahun dari hasil tracing kontak kasus 1.707, dan kasus 1.952, laki-laki 39 tahun dari hasil tracing kontak kasus 1.758. Selain itu, kasus 1.968 masih dalam penelusuran.
Kulon Progo mencatatkan 3 kasus baru, yakni kasus 1.987, laki-laki 65 tahun dari hasil skrining pasien. Kasus 1.988, laki-laki 61 tahun dari hasil tracing kontak kasus positif, serta kasus 1.989, perempuan 25 tahun yang punya riwayat perjalanan dari Samarinda.
Bantul mencatatkan 6 kasus baru, yaitu kasus 1.964, perempuan 50 tahun dari hasil tracing kontak kasus positif. Kasus 1.965, laki-laki 23 tahun, punya riwayat perjalanan dari Boyolali.
"Selain itu kasus 1.966 sampai 1.967 dan kasus 1.974 yang masih dalam penelusuran," imbuh Berty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Reza Arap menegur DJ Bravy dan Tepe di media sosial. Ia menyinggung joke tongkrongan yang dibawa ke publik dan star syndrome.
Kenali 5 keterbatasan Chromebook sebelum membeli, mulai dari aplikasi Windows, Microsoft Office, penyimpanan hingga perangkat eksternal.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.