Anggota DPRD Gunungkidul Masuk Desil 5 DTSEN, Ini Penjelasannya
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Bupati Gunungkidul Badingah saat akan mencicipi beras bantuan untuk KPM-PKH berkualitas medium di sela-sela peluncuran bantuan sosial beras KPM-PKH di Balai Dusun Purbosari, Wonosari, Kamis (17/9/2020). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, WONOSARI–Bupati Gunungkidul, Badingah meminta kepada Bulog untuk menjaga kualitas beras yang disalurkan ke masyarakat. Hal ini disampaikan usai meluncurkan bantuan sosial beras keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) di Balai Dusun Purbosari, Wonosari, Kamis (17/9/2020).
Di kesempatan ini, Badingah juga mencicipi beras kualitas premium yang disediakan oleh Bulog. Ia pun menilai kualitas beras yang disajikan bagus. Hal ini terlihat dari sisi warna yang terlihat putih bersih dan pulen.
BACA JUGA : Jamin Beras Bansos Layak Dikonsumsi dan Enak
“Sudah mencicipinya dan melebihi apa yang bayangkan karena ternyata beras kualitas medium ini bagus, putih, pulen dan cocok dengan karakter masyarakat di Gunungkidul,” katanya.
Dia berharap kualitas dari beras bantuan harus bisa dipertahankan seperti apa yang dicicipinya. Badingah menilai bantuan diberikan membantu perekonomian masyarakat terutama yang kurang mampu sehingga jangan beras yang diberikan memiliki kualitas yang sembarangan.
“Dulu ada yang mendapatkan beras yang berwarna kuning, ada bubuknya [kutu], tapi mudah-mudahan tidak terjadi lagi dan beras yang disalurkan seperti apa yang saya makan sekaran [kemarin] ini,” katanya.
BACA JUGA : 204.334 Keluarga di Jogja Bakal Dapat Bansos Beras 15Kg
Untuk menjaga kualitas, Badingah mengaku siap terus melakukan pengawasa terhadap penyaluran ke masyarakat. “Saya sudah ngobrol dengan Bulog dan mereka setuju untuk menjaga kualitas beras yang akan disalurkan,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul Siwi Irianty mengatakan, sesuai dengan peraturan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial No.322/2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Sosial Beras Tahun 2020. Total ada 57.531 KPM PKH yang menerima bantuan beras. Masing-masing keluarga akan menerima 15 kilogram beras per bulan yang disalurkan mulai Agustus sampai Oktober.
“Untuk penyaluran sekarang diberikan dua bulan, yakni Agustus dan September,” katanya.
BACA JUGA : Alhamdulillah, Bansos Beras untuk PKH di Kulonprogo
Ia menjelaskna, sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran, beras yang diberikan berkualitas medium. Adapun penyaluran juga melibatkan Bulog serta perusahaan yang ditunjuk menyalurkan ke masyarakat.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat sehingga dapat mengurangi beban keluarga disaat pandemi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
BMKG memprediksi kemarau di Jateng selatan, khususnya Cilacap, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat El Nino sangat kuat.
Gunung Anak Krakatau masih erupsi pada 10 September 2026. Status Level III Siaga, simak data erupsi dan imbauan PVMBG.
Sibakul Jogja Sport & Fest 2026 menambah nomor half marathon 21K. Dinas Koperasi dan UKM DIY menargetkan pelari dari luar DIY.
Kenali gejala keracunan makanan, cara pertolongan pertama, tanda dehidrasi, hingga kondisi yang mengharuskan penderita ke dokter.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memberikan apresiasi khusus kepada nasabah dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026