Alhamdulillah, Bansos Beras untuk PKH di Kulonprogo Disalurkan Pekan Ini

Wakil Bupati Kulonprogo, Fajar Gegana saat menyerahkan bansos beras secara simbolis kepada tiga KPM dalam launching penyaluran bansos beras di Gudang Bulog Wates, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates, Rabu (16/9/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
17 September 2020 05:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Penyaluran Bantuan sosial (bansos) beras untuk keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) di Kulonprogo akan dilangsungkan pada 17-27 September 2020. Bantuan tersebut menyasar 30.688 KPM yang tersebar di 87 kalurahan dan satu kelurahan di kabupaten ini.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo, Yohannes Irianta mengatakan bansos beras merupakan program dari pemerintah pusat dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Besaran bansos yang diberikan per KPM adalah 15 kg selama tiga bulan, mulai Agustus sampai dengan Oktober.

Baca juga: Impor Bawang Putih, Kementan Sebut Tak Bebaskan Rekomendasi

Namun, penyaluran Agustus digabungkan dengan September, sehingga pada bulan ini per KPM akan menerima 30 Kg sekaligus. "Khusus untuk bulan ini jatahnya 30 Kg, karena digabungkan dengan jatah bulan lalu, dan untuk Oktober mendatang, per KPM sesuai ketentuan dapat 15 Kg," kata Irianta di sela-sela launching penyaluran bansos beras di Gudang Bulog Wates, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates, Rabu (16/9/2020).

Irianta menjelaskan proses pendistribusian bansos beras di Kulonprogo dilakukan oleh BGR Logistics yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jasa logistik. Titik droping dipusatkan di dusun tempat tinggal KPM. "Nantinya KPM bisa langsung mengambil jatah bansos di situ, atau diantarkan oleh perangkat desa ke rumah masing-masing," ucapnya.

Baca juga: Tenaga Honorer Dapat Subsidi Gaji Rp2,4 Juta

Distribusi hari pertama dilakukan di Kapanewon Temon dan Sentolo. Dilanjutkan Galur dan Panjatan pada Jumat (18/9/2020); Nanggulan dan Wates, pada Sabtu (19/9/2020); Lendah pada Senin (22/9/2020); Girimulyo, pada Selasa (23/9/2020); Pengasih, pada Rabu (24/9/2020); Kokap pada Kamis (25/9/2020); Samigaluh pada Jumat (26/9/2020) dan terakhir Kalibawang pada Sabtu (27/9/2020). Total titik droping dalam kegiatan ini sebanyak 472 dusun dengan jumlah penerima bansos sebanyak 30.688 KPM.

Beras bansos yang disiapkan untuk penyaluran bulan ini di Kulonprogo sebanyak 920.640 Kg. Beras itu berasal dari hasil produksi petani di Kulonprogo dan sekitarnya yang dibeli oleh Perum Bulog DIY pada 2019 dan 2020.

Kepala Bidang Pengadaan Kantor Wilayah Perum Bulog DIY, Mulyana memastikan kualitas beras bansos ini sangat layak dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Klaim itu berdasarkan hasil uji tanak yang dilakukan Bulog pada hari ini. Diketahui bahwa beras yang sudah dimasak menjadi nasi itu layak untuk dikonsumsi. "Selain itu beras ini juga tidak berhama dan tidak berdebu, sehingga kami pastikan aman untuk masyarakat," ucapnya.

Wakil Bupati Kulonprogo, Fajar Gegana mengatakan untuk memastikan penyaluran bansos berjalan lancar, pemkab melalui Dinsos P3A termasuk pendamping PKH akan melakukan pemantauan di lapangan. Ia menekankan bantuan ini harus sampai kepada penerima, agar tujuan pemerintah membantu kalangan kurang mampu bisa terwujud. "Semoga melalui bantuan ini bisa memenuhi kebutuhan pokok PKH," kata Fajar.