Spanyol Comeback, Taklukkan Inggris 3-2 di Wembley
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X saat Ground Breaking Grha Padmanaba, Sabtu (19/9/2020)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA-- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X berharap pembangunan Grha Padmanaba yang dilakukan para alumni SMA 3 Jogja nantinya memberikan manfaat untuk pengembangan peserta didik. Selain itu fasilitas yang disajikan bisa mendukung pembelajaran.
Sultan HB X mengatakan pembangunan gedung itu tetap mempertahankan bangunan cagar budaya yang ada di kompleks SMA N 3 Jogja. Raja Kraton Jogja ini berharap fasilitas yang ada di Grha Padmanaba bisa digunakan untuk pembelajaran siswa. Mengingat saat ini tantangan kebutuhan belajar siswa sangat berbeda dan terus bertambah. Saat ini baik ruang kelas maupun laboratorium sebenarnya sudah cukup, nantinya gedung tersebut akan menjadi pelengkap.
Baca juga: Korban Mutilasi Kalibata City Lulusan Muha, Dikenal Pendiam tapi Berprestasi
"Heritage tetap dipertahankan, yang heritage sing ngarep [bangunan depan]. Harapan saya ya sekalian fasilitas yang dibangun itu memenuhi harapannya untuk tempat pembelajarannya. Nek ora percuma [kalau tidak memenuhi harapan untuk pembelajaran yang sia-sia]. Karena tantangannya beda, ya labnya cukup, kelasnya ya cukup kan begitu, kalau [pembangunan Grha] ini kan tambahan semua," katanya di sela-sela Ground Breaking Grha Padmanaba di Kompleks SMA N 3 Jogja, Sabtu (19/9/2020) sore.
Dalam sambutannya Sultan juga menaruh harapan agar gedung tersebut bisa digunakan untuk pengembangan dan kegiatan setiap siswa. Tentunya kegiatan yang sesuai dengan metode pendidikan di Indonesia yang memberikan ruang atau tempat bagi siswa untuk berekspresi secara kreatif namun dilandasi rasa tanggungjawab. "Menempatkan peserta didik untuk bisa berkembang sesuai bakat dan minat," katanya.
Baca juga: Dikejar Petugas Razia Masker di Tugu Jogja, Pengendara RX King Beralasan Mau Beli Susu
Panitia Pembangunan Grha Padmanaba Triyanto mengatakan gedung itu mulai dibangun pada Desember 2020 dan ditarget selesai September 2021. Gedung ini menggunakan konsep baru, di mana setiap ruangan tidak konvensional melainkan dengan konsep collaborative class. Begitu juga laboratorium dengan teknologi yang canggih.
Total bangunan luas 1.200 meter persegi terdiri atas ruangan paling atas sebagai aula dilengkapi audio visual yang canggih. Aula ini nantinya bisa menjadi tempat konser dan apresiasi seni bagi pelajar di Jogja. "Sehingga yang bisa memanfaatkan nanti bisa dari sekolah lain, sebagai wujud kontribusi SMA N 3 Jogja untuk para siswa di Jogja dan sekitarnya," ucapnya.
Ia menambahkan bangunan yang bukan cagar budaya akan dirobohkan kemudian dipindahkan ke gedung baru tersebut. Sehingga yang tersisa hanya bangunan cagar budaya dan Grha Padmanaba. "Nanti posisi bangunan akan kembali seperti 100 tahun silam, karena bangunan bukan cagar budaya dirobohkan dengan menyisakan bangunan cagar budaya" ujarnya. (Sunartono)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.