Puluhan Obat Bahan Alam Tercemar BKO BPOM Ungkap Risiko Serius
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Ari Kusmiyati, salah satu karyawan toko sembako di Pasar Bantul sedang menata dagangannya, Senin (6/4/2019). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL - Dua pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Bantul sama-sama memilih pasar tradisional sebagai lokasi pelaksanaan kampanye pada hari ketiga, Senin (28/9/2020).
Pasangan nomor urut 1, Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo (AHM) JP memilih melakukan grebek Pasar Imogiri, sedangkan pasangan nomor urut 2, Suharsono-Totok Sudarto (Noto) pilih berkampanye di Pasar Bantul.
Baca juga: Ganjar Klaim Jateng Tanpa Zona Merah Covid-19
Ketua Relawan Rampak Sarinah, Ratih Kirana A mengaku memilih pasar Imogiri sebagai lokasi untuk berkampanye. Di pasar yang berada di wilayah Bantul timur tersebut, mereka membagikan stiker dan masker pasangan AHM-JP.
“Kami juga sampaikan mengenai visi dan misi pasangan nomor 1,” katanya.
Menurut Ratih, saat pelaksanaan kampanye kali ini, pihaknya sengaja diawasi oleh panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Imogiri. Kendati demikian, tidak ada penghentian kampanye. “Kami sudah memberitahukan terkait kampanye hari ini kepada Bawaslu juga,” terangnya.
Baca juga: Pasien Sembuh dari Covid-19 di DIY Lebih Banyak dari Kasus Positif
Sedangkan Sekretaris Tim Pemenangan Noto, Darwinto mengatakan, sengaja berkampanye ke Pasar Bantul. Selain berkampanye, pihaknya juga melakukan sosialisasi mengenai protokol kesehatan.
“Kami minta kepada para pengunjung pasar dan pedagang untuk tetap menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak,” katanya.
Ketua Bawaslu Bantul Harlina mengatakan, tidak akan melakukan pembubaran kampanye selama ada surat pemberitahuan masuk ke pihaknya. Sebab, hingga Senin (28/9/2020), pihaknya belum mendapatkan surat pemberitahuan terkait dengan di mana lokasi pelaksanaan kampanye dari kedua paslon.
“Selama ini kami cari informasi sendiri. Kami minta ada surat pemberitahuan acara kampanye saja, itu sudah cukup,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.