DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Manajer Mandiri Amal Insani Perwakilan DIY-Jateng, Yopie Bagus Hermawan saat menandatangani prasasti untuk bak penampungan air di Pondok Pesantren Ainul Yakin di Kalurahan Sumberwungu, Tepus. Jumat (10/2/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Mandiri Amal Insani Foundation Perwakilan DIY-Jawa Tengah memberikan bantuan bantuan pembangunan bak penampungan air di Pondok Pesantren Ainul Yakin di Kalurahan Sumberwungu, Tepus. Diharapkan fasilitas ini dapat memberikan kemudahan warga di dalam pondok untuk mendapatkan air bersih.
Manajer Mandiri Amal Insani Perwakilan DIY-Jateng, Yopie Bagus Hermawan mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan pembangunan bak penampungan air di Pondok Pesantren Ainul Yakin. Bak ini dibangun dengan biaya sekitar Rp72 juta untuk memfasilitasi pemenuhan kebutuhan air bagi warga di pondok. “Sudah diresmikan dan harapannya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kegiatan ini juga sebagai rangkaian hari jadi Bank Mandiri ke-22 dan Mandiri Amal Insani ke-6,” kata Yopie kepada Harianjogja.com, Jumat (2/10/2020).
Baca juga: Penyebab Padamnya Api Abadi Mrapen Grobogan, Ini Hasil Penelusuran Sementara ESDM
Dia menjelaskan, pembangunan bak penampungan air ini merupakan lanjutan dari program air bersih yang dimiliki. Tahun lalu, program difokuskan untuk penyaluran air bersih di wilayah DIY-Jateng di laksanakan di 80 titik seperti di Gunungkidul, Wonogiri dan lain sebagainya.
Namun demikian, sambung Yopie, mulai tahun ini difokuskan untuk program bina sarana fisik. Selain pembangunan bak penampungan air di Pondok Pesantren Ainul Yakin, program juga terlaksana di Kabupaten Demak dengan membangun sebuah sumur bor.
Baca juga: Ajak Beli Produk Sendiri, Sleman Luncurkan Borong Bareng
Menurut dia, program yang diberikan disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi geografis di wilayah sasaran. Yopie mencontohkan, untuk bantuan di pondok dipilih pebangunan bak penampungan air karena di sekitar lokasi sulit mendapatkan sumber mata air. Selain itu, pengurus juga sudah memiliki fasilitas tangki pengangkut air mandiri sehingga dipilihan fasilitas pendukung untuk penampungan. “Jadi nantinya bisa menggunakan tangki yang dimiliki untuk mengambil air kemudian ditampung di bak yang kami bangun,” ungkapnya.
Pesantren Ainul Yakin dirintis sejak tahun 2015 oleh Isma Almatin. Awal merintis ia sempat kesulitan beradaptasi dengan lingkungan. Kini berkat ketekunannya, banyak pihak yang mengapresiasi dan membantu pendanaan maupun berbagai kebutuhan.
“Misi Pesantren Ainul Yakin ingin mengubah image disabilitas agar tidak dikucilkan dalam kehidupan bermasyarakat. Jangan lagi ada anak-anak yang dikurung atau dipasung di lingkungannya. Disini mereka membuktikan, masih ada secercah harapan meraih kebahagiaan,” papar pria yang akrab disapa Guru Isma itu.
Dia mengucapkan terima kasih karena dibantu untuk pembuatan bak penampungan air sehingga membantu warga pondok dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih. “Bantuan sangat bermanfaat dan akan dikembangkan untuk penyediaan sarana air minum,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Hasil survei menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.
Kejagung mengungkap alasan Rinaldi Umar batal menjadi Dirdik Jampidsus. Posisi tersebut kini ditempati Saiful Bahri Siregar.
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Dinkes Sleman mencatat 165 bidan membuka praktik mandiri. Pengawasan dilakukan melalui puskesmas dan terintegrasi dengan SISDMK.