Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X mengimbau kepada seluruh warga DIY baik yang berada di lereng Merapi maupun jauh dari Merapi untuk tidak panik dalam merespons peningkatan status kenaikan aktivitas gunung teraktif di dunia itu. Sultan juga meminta Pemkab Sleman menyiapkan upaya mitigasi.
Sultan HB X mengimbau masyarakat tidak perlu panik terutama warga yang jauh dari Merapi. HB X meyakini warga sekitar lereng Merapi justru sudah terbiasa menghadapi perkembangan gejala alam seperti ini. Pihaknya juga akan mengeluarkan edaran dalam merespons peningkatan status Merapi.
BACA JUGA : Merapi Siaga, 30 Dusun Ada di Daerah Bahaya, Ini Daftarnya
“Masyarakat tidak perlu panik karena kan sudah hafal masyarakat di Sleman khususnya di sekitar Merpai, saya kira mereka sudah paham, seperti itu. Hanya saya mohon yang jauh dari Merapi tidak usah panik dengan kenaikan. Saya juga akan mengeluarkan edaran dari pemberitahuan hari ini mungkin besok,” katanya Kamis (5/11/2020).
Sultan menambahkan warga Sleman khususnya di sisi timur, selatan dan barat Gunung Merapi agar lebih memperhatikan adanya peningkatan status Merapi. “Saya yakin mereka sudah punya pengalaman banyak dengan Merapi,” katanya.
Selain itu menyampaikan harapannya agar Pemkab Sleman bisa mempersiapkan segala keperluan mitigasi termasuk jalur evakuasi. Ia juga berpesan agar masyarakat tidak perlu panik. “Saya minta kepada warga Kabupaten Sleman khususnya sebelah timur, selatan maupun barat Gunung Merapi untuk memperhatikan bahwa Merapi ini sudah ditingkatkan statusnya dari waspada ke siaga,” katanya.
BACA JUGA : Aktivitas Terus Meningkat, Status Merapi Naik Jadi Siaga
“Sehingga harapan saya Pemerintah Kabupaten Sleman juga mempersiapkan diri, untuk jalur evakuasi untuk persiapan siaga, saya kira sudah tahu bapak Bupati [Sleman] apa yang harus dilakukan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.