Galaxy Watch Ultra2 Andalkan AI untuk Trail Running hingga Diving
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Acara Talkshow Teknologi Inovatif untuk Kemajuan UMKM Gunungkidul di Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) LIPI Gunungkidul, Senin (9/11/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pandemi Covid-19 berdampak negatif terhadap perkembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Gunungkidul. Untuk bisa bangkit, selain inovasi juga sangat dibutuhkan adanya sentuhan teknologi, salah satunya pemasaran produk secara digital.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan pandemi Covid-19 berdampak cukup kompleks karena tidak hanya menyangkut masalah kesehatan, tetapi juga memukul sektor ekonomi.
Untuk itu, program Pemkab Gunungkidul tahun depan difokuskan untuk pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor UMKM dan kepariwisataan.
“Kegiatan difokuskan untuk membangkitkan kegiatan UMKM dan pariwisata karena sektor ini sangat berpengaruh dengan adanya pandemi Covid-19. Misalnya, di awal-awal pandemi, sektor berhenti total, meski saat ini sudah mulai bergeliat kembali,” katanya dalam talkshow Teknologi Inovatif untuk Kemajuan UMKM Gunungkidul, yang diselenggarakan Harian Jogja bersama Pemkab Gunungkidul, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Bank BPD DIY, Senin (9/11).
Khusus untuk pengembangan UMKM akan didukung dengan program digitalisasi. Menurut dia, dari sisi infrastruktur sudah dipersiapkan karena ada program internet masuk desa yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika. “Ini sangat penting karena bisa mendukung digitalisasi UMKM di Gunungkidul,” katanya.
Mantan Sekretaris Bappeda ini mengungkapkan digitalisasi UMKM memiliki pangsa pasar yang lebih luas. Untuk transaksi juga tidak perlu bertatap muka karena bisa dilakukan secara nontunai.
“Kami tidak hanya menyediakan infrastruktur, tapi juga menggandeng perbankan, salah satunya BPD DIY untuk penyaluran kredit lunak ke masyarakat,” katanya.
Kepala Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) LIPI Gunungkidul, Satriyo Krido Wahono mengatakan pihaknya berkomitmen untuk membantu dalam upaya pengembangan UMKM di Bumi Handayani.
Menurut dia, dalam kurun sepuluh tahun sudah ada usaha dari masyarakat yang diberikan pendampingan, baik untuk program peningkatan kualitas produk maupun proses sehingga barang yang dihasilkan bisa bersaing di pasaran.
“Salah satunya pengembangan potensi coklat di Ngalanggeran sudah berhasil dan memiliki potensi pasar yang bagus,” katanya.
Pegiat wisata di Gunung Api Purba Nglanggeran, Sugeng Handoko mengatakan pandemi Covid-19 berdampak terhadap tingkat kunjungan wisata. Hal ini pun memberikan dampak terhadap pengembangan UMKM, khususnya Griya Coklat di Nglanggeran.
“Di masa pandemi [kemudian] dijadikan peluang yang bisa diambil sebagai masa untuk naik kelas dan pembenahan. Awalnya, memang hanya dinikmati wisatawan, tapi sekarang bisa dijual secara online setelah menyelenggarakan virtual tour di destinasi [wisata],” katanya.
Pengenalan Produk
Sugeng menambahkan untuk pengembangan pariwisata dan UMKM ada tiga hal yang harus dipahami mulai dari proses identifikas terhadap potensi, manajemen sumber daya manusia serta pengenalan produk yang dihasilkan.
“Tiga proses ini sangat penting karena ada potensi, tanpa ada manajemen serta pengenalan terhadap produk, maka masyarakat tidak akan tertarik,” katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.