Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Bupati Sleman Sri Purnomo. /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Hingga kini kasus-kasus baru Covid-19 di Sleman masih bermunculan. Meskipun begitu, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Sleman juga tinggi dan tingkat kematian masih dibawah rata-rata nasional.
Berdasarkan laporan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sleman, Senin (9/11/2020) terdapat 18 kasus baru Covid-19 sementara data pasien yang sembuh tercatat sebanyak 44 kasus. Sementara kasus kematian pasien Covid-19 tercatat dua kasus.
Secara total dari 4.269 kasus di DIY, total kasus Covid-19 di Sleman hanya 1.884 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien sembuh berjumlah 1.687 kasus di mana 1.405 kasus asimtomatik, 286 gejala ringan, 44 gejala sedang dan 131 gejala berat. Adapun pasien meninggal yang terkonfirmasi positif sebanyak 32 kasus.
Baca juga: Banguntapan Masih Zona Merah Covid-19, Ini Permintaan Camat
Terkait hal itu, Bupati Sleman Sri Purnomo memberikan apresisasi yang tinggi kepada para tenaga kesehatan khususnya di rumah sakit maupun puskesmas karena telah berjuang dengan maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi Covid 19. Dengan berbagai upaya yang dilakukan katanya, Sleman berhasil menaikkan angka kesembuhannya mencapai 86,38% dan tingkat kematian 1,6%.
"Ini artinya tingkat kesembuhan pasien Covid-19 terus meningkat dan berada di atas rata-rata nasional sementara tingkat kematiannya di bawah rata-rata nasional," ungkapnya, Senin (9/11/2020).
Baca juga: Mau Jadi Sukarelawan Merapi? Wajib Jalani Rapid Test
Pemkab Sleman, kata Sri, terus melakukan berbagai upaya untuk menekan kasus baru muncul. Pemkab juga melakukan inovasi dan peningkatan pelayanan di RSUD Sleman salah satunya dengan menghadirkan Laboratorium Terpadu Covid 19.
"Keberadaan laboratorium terpadu ini diharapkan bisa meningkatkan pelayanan penanganan Covid 19 sehingga akan lebih cepat mengetahui hasilnya. Kalau pagi diuji swab sore sudah ketahuan hasilnya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
UAD melantik dekan baru untuk periode kepemimpinan berikutnya guna memperkuat transformasi kampus dan menghadapi akreditasi institusi 2027.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero)Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan dengan membangun ekosistem pemberdayaan UMKM
BMKG mengimbau petani menyesuaikan pola tanam dan memilih varietas tahan kering untuk mengurangi risiko gagal panen akibat El Nino.
Warga Desa Kahuman, Klaten, menggelar Sendratari Manusuk Sima untuk mengangkat sejarah Upit, permukiman kuno yang telah berusia 1.160 tahun.
BMKG memprakirakan gelombang laut di perairan selatan Bali mencapai 6 meter pada 5-8 Agustus 2026 akibat aktifnya monsun Australia.