Banguntapan Masih Zona Merah Covid-19, Ini Permintaan Camat

Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun. - Antara
09 November 2020 18:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Camat Banguntapan, Fauzan Mu’arifin, meminta peran serta warga untuk disiplin dengan penuh kesadaran menerapkan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Sebab Banguntapan sampai saat ini masih masuk dalam zona merah Covid-19.

“Jangan terlena dalam disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Fauzan, saat dihubungi melalui ponsel pada Senin (9/11/2020).

Fauzan mengatakan sampai saat ini total angka positif Covid-19 di Banguntapan mencapai 209 orang dengan rincian enam orang di antaranya meninggal dunia, dan 183 orang sembuh. Sementara yang masih dalam perawatan sampai di rumah sakit sebanyak 17 orang samai 9 November 2020.

Sebaran pasien Covid-19 meliputi delapan desa dan 29 dusun, yakni Desa Baturetno sebanyak enam dusun, Banguntapan 10 dusun, Tamanan lima dusun, Singosaren dua dusun, Potorono tiga dusun, Jampidan lima dusun, Wirokerten empat dusun, dan Desa Jagalan ada satu dusun.

“Penyebaran yang terjadi akhir-akhir ini adalah adanya klaster keluarga dan tempat kerja. Dari total terkonfirmasi positif, 54 orang  atau 27,1%  karena klaster keluarga,” ujar Fauzan.

“Masyarakat mulai terlena dan kendor dalam melaksanakan protokol kesehatan.”

Mantan Camat Sedayu ini mengatakan dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dengan cara mengikuti anjuran pemerintah, seperti selalu memakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan massa, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) atau selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Selain itu juga penting meningkatkan stamina tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan vitamin. Dia juga meminta pemudik atau pendatang di Banguntapan disiplin untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Sebab, saat interaksi kita tidak tahu apakah sehat atau sakit. Maka ditekankan benar agar selalu pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak dan hindari kerumunan.  Mari bersama sama kita patuhi agar keadaan segera normal,” kata Fauzan.

“Mari putus rantai penyebaran virus Covid-19 dengan tidak ke mana-mana kecuali ada keperluan yang sangat penting, seraya selalu memohon perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga wabah ini segera hilang agar aktifitas bisa normal kembali.”