Wabup Sleman Dorong Kampus Cetak Lulusan Inovatif, Tak Cuma Unggul Akademis
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun./Antara
Harianjogja.com, JOGJA- Tak jauh beda dengan 2020, stratagi pencegahan Covid-19 di 2021 akan tetap andalkan protokol kesehatan 4M. Aspek hindari kerumunan diangap menjadi fondasi dari protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti menuturkan jika M yang keempat yakni Menghindari kerumunan jadi dasar dari protokol kesehatan. Meski melakukan 3M lainnya, jika tidak menghindari kerumunan, maka penerapan lainnya jadi ambrol. "Tapi ini basic-nya M yang keempat Menghindari kerumunan. Kenapa di hindari kerumunan, karena kerumunan ini kalau terjadi, tiga aspek M lain ambrol. Ini basic-nya kenapa kita sangat serius menghindari kerumunan kita bubarkan kerumunan, kita cairkan, karena kalau terjadi kerumunan apa yang terjadi," tuturnya Selasa (29/12/2020).
"Kadang-kadang kalau di kerumunan banyak orang enggak pakai masker. Di kerumunan mencuci tangan susah. Apakah saat terjadi kerumunan terjadi physicall distancing atau jarak fisik, enggak ada. Jadi kami tidak mengada-ada, jangan hanya 3M, tapi 4M tolong ya. Kenapa Balai Kota ditulis besar-besar sama pak Wawali selaku Ketua Harian Satgas, 4M jadi itu yang penting M yang keempat, 4M ini menjadi dasar dari pertahanan kota dalam pencegahan," tegas haryadi.
Bagi Haryadi strategi 4M merupakan hal penting, perlu, dan mutlak dilakukan. "4M jadi fondasi 3M, karena kerumunan keci, besar sama saja.
"Apalagi Nataru [wisatawan] pasti ke sini. Ya kita jagain, kita lakukan penjagaan, kita punya aparat Satpol PP, Jogoboro, punya aparat Polres aparat Kodim. Intsruksi kami bertiga, Wali Kota, Kapolres, Dandim kita punya aparat kecamatan Muspika tolong sosialisasikan 4M. Sekarang sudah zamannya 4M karena ternyata 3M saja tidak cukup," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.
Tiga awak KM Balama GT 27 ditemukan selamat setelah hilang kontak tiga hari di perairan Banggai dan terdampar di Sulawesi Utara.
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.