Wali Kota Jogja Ingatkan Pentingnya 4M di 2021

Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun. - Antara
30 Desember 2020 19:57 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Tak jauh beda dengan 2020, stratagi pencegahan Covid-19 di 2021 akan tetap andalkan protokol kesehatan 4M. Aspek hindari kerumunan diangap menjadi fondasi dari protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti menuturkan jika M yang keempat yakni Menghindari kerumunan jadi dasar dari protokol kesehatan. Meski melakukan 3M lainnya, jika tidak menghindari kerumunan, maka penerapan lainnya jadi ambrol. "Tapi ini basic-nya M yang keempat Menghindari kerumunan. Kenapa di hindari kerumunan, karena kerumunan ini kalau terjadi, tiga aspek M lain ambrol. Ini basic-nya kenapa kita sangat serius menghindari kerumunan kita bubarkan kerumunan, kita cairkan, karena kalau terjadi kerumunan apa yang terjadi," tuturnya Selasa (29/12/2020).

"Kadang-kadang kalau di kerumunan banyak orang enggak pakai masker. Di kerumunan mencuci tangan susah. Apakah saat terjadi kerumunan terjadi physicall distancing atau jarak fisik, enggak ada. Jadi kami tidak mengada-ada, jangan hanya 3M, tapi 4M tolong ya. Kenapa Balai Kota ditulis besar-besar sama pak Wawali selaku Ketua Harian Satgas, 4M jadi itu yang penting M yang keempat, 4M ini menjadi dasar dari pertahanan kota dalam pencegahan," tegas haryadi.

Bagi Haryadi strategi 4M merupakan hal penting, perlu, dan mutlak dilakukan. "4M jadi fondasi 3M, karena kerumunan keci, besar sama saja.

"Apalagi Nataru [wisatawan] pasti ke sini. Ya kita jagain, kita lakukan penjagaan, kita punya aparat Satpol PP, Jogoboro, punya aparat Polres aparat Kodim. Intsruksi kami bertiga, Wali Kota, Kapolres, Dandim kita punya aparat kecamatan Muspika tolong sosialisasikan 4M. Sekarang sudah zamannya 4M karena ternyata 3M saja tidak cukup," katanya.