Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Ratusan Penumpang Lompat ke Laut
KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Madura saat menuju Makassar. Basarnas mengevakuasi sekitar 250 penumpang, penyebab masih diselidiki.
Sutrisna Wibawa (kiri) dan Mahmud Ardi Widayanto. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Kebutuhan mendasar seperti pendidikan menjadi salah satu program yang diangkat sebagian besar pasangan calon dalam Pilkada di tiga wilayah DIY. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul nomor urut satu Sutrisna Wibawa dan Mahmud Ardi Widanto misalnya turut mengangkat tema ini dalam kampanyenya. Paslon ini berusaha meraih simpati pemilih dengan menawarkan program pendidikan.
Sutrisna Wibawa mengatakan salah satu program yang ia usung dalam Pilkada adalah menjadikan Gunungkidul sebagai kota satelit pendidikan. Ia mengklaim dengan adanya kampus perguruan tinggi di Gunungkidul maka akan berdampak pada peningkatan sumber daya manusia karena masyarakat akan lebih dekat untuk berkuliah.
BACA JUGA : Lepas Peserta Wisuda, Sutrisna Wibawa Beri Isyarat Bakal
“Cita-cita saya ada satelit pendidikan di Gunungkidul dan akan berdampak pada SDM Gunungkidul, kuliah dekat, lalu semangat akan tumbuh karena banyak orang lain masuk. Contoh di UNY [kampus Gunungkidul] sekarang dengan jumlah mahasiswa 520 anak, Gunungkidul ada 264 [mahasiswa] yang lain dari mana-mana, artinya apa? Gunungkidul akan dimasuki daerah lain, ini akan mendorong kemajuan karena adanya interaksi,” ungkapnya kepada wartawan usai acara Debat Pilkada di Gedung TVRI Jogja, Selasa (11/11/2020) malam.
Ia optimistis melalui program yang jelas termasuk sektor pendidikan yang diusungnya akan dapat meraih simpati pemilih terutama kalangan milenial. Sebagai mantan Rektor UNY, kata dia, pendidikan menjadi program utama jika nantinya terpilih sebagai orang nomor satu di Gunungkidul. Terutama membawa kampus selain UNY untuk bisa masuk ke Gunungkidul sehingga membawa semangat baru.
“Ini tantangan saya sebagai uculan [mantan] rektor otomatis pendidikan jadi program utama, mulai PAUD sampai perguruan tinggi sasaran tidak hanya SMA tetapi sampai perguruan tinggi, akan saya bawa perguruan tinggi selain UNY masuk Gunungkidul,” ucapnya.
BACA JUGA : Rektor UNY Sutrisna Wibawa Khawatirkan Keselamatan Anak
Namun selain pendidikan, pihaknya tetap memberikan pada kesehatan, pertanian, peternakan dan ekonomi terutama dengan membuat inkubator bisnis. Memberikan pendampingan hingga permodalan pada UMKM.
“Melalui inkubator bisnis untuk menanggulangi keterpurukan ekonomi, penyelesaian dengan enterpreneurship, diberikan pendampingan workshop diikuti dengan pembuatan produk, harus dimonitor sampai bisa mandiri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Madura saat menuju Makassar. Basarnas mengevakuasi sekitar 250 penumpang, penyebab masih diselidiki.
Polres Bantul menyita 1.053 pil sapi dari seorang pemuda di Pandes II, Pleret. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat.
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja cerah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak prakiraan cuaca DIY dan kota-kota besar di Indonesia.
Rizky Ridho mengakui kesalahan fatal saat Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026 dan bertekad bangkit menghadapi Singapura.
Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif cenderung melemah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak faktor yang memengaruhinya.