Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI—Satreskirm Polres Gunungkidul terus menyelidiki dugaan pembunuhan di Jalan Jogja-Wonosari, di Dusun Karangsari, Patuk, Patuk. Sejumlah saksi pun bakal dipanggil guna mencari petunjuk berkaitan dengan motif maupun pelaku pembunuhan.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, mengatakan penyidik masih berusaha mengungkap kasus pembunuhan terhadap Sugiyanto, warga Dusun Ngasemrejo, Ngawu, Playen, yang ditemukan bersimbah darah di pinggir jalan pada Rabu (11/11/2020) kemarin. Hingga saat ini, belum ada titik temu karena kasus masih sebatas menemukan identitas korban. “Petugas masih mendalami dan melakukan penyelidikan terkait dengan kasus ini,” kata Suryanto kepada wartawan, Jumat (13/11/2020) pagi.
BACA JUGA: Di RUU Minol, Peminum Bisa Dipenjara 2 Tahun dan Denda Rp 50 Juta
Rencananya sejumlah saksi bakal dimintai keterangan guna mengungkap kasus ini. “Termasuk keluarga akan dimintai keterangan,” katanya.
Kasus pembunuhan terhadap Sugiyanto terungkap pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pada saat itu, warga melihat korban penuh luka di bagian tubuh akibat tusukan benda tajam. Peristiwa ini pun langsung dilaporkan kepada petugas di Polsek Patuk. Nahasnya saat polisi sampai di lokasi, nyawa korban tidak terselamatkan. Guna kepentingan penyelidikan, jasad korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa, mengatakan awalnya petugas tidak mengetahui indetitas korban karena hanya menemukan satu unit smartphone, helm dan sepeda motor Suzuki Smash AB 4610 NF yang digunakan korban. Pihaknya pun berusaha mencari identitas korban. Pencarian menemukan titik temu setelah ada anggota polisi di Polres Gunungkidul yang mengenali korban. “Foto-foto korban kami perlihatkan dan ada titik terang terkait dengan identitas korban. Ini juga diperkuat pengakuan dari keluarga sehingga identitas korban bisa diketahui pasti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.