Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI—Satreskirm Polres Gunungkidul terus menyelidiki dugaan pembunuhan di Jalan Jogja-Wonosari, di Dusun Karangsari, Patuk, Patuk. Sejumlah saksi pun bakal dipanggil guna mencari petunjuk berkaitan dengan motif maupun pelaku pembunuhan.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, mengatakan penyidik masih berusaha mengungkap kasus pembunuhan terhadap Sugiyanto, warga Dusun Ngasemrejo, Ngawu, Playen, yang ditemukan bersimbah darah di pinggir jalan pada Rabu (11/11/2020) kemarin. Hingga saat ini, belum ada titik temu karena kasus masih sebatas menemukan identitas korban. “Petugas masih mendalami dan melakukan penyelidikan terkait dengan kasus ini,” kata Suryanto kepada wartawan, Jumat (13/11/2020) pagi.
BACA JUGA: Di RUU Minol, Peminum Bisa Dipenjara 2 Tahun dan Denda Rp 50 Juta
Rencananya sejumlah saksi bakal dimintai keterangan guna mengungkap kasus ini. “Termasuk keluarga akan dimintai keterangan,” katanya.
Kasus pembunuhan terhadap Sugiyanto terungkap pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pada saat itu, warga melihat korban penuh luka di bagian tubuh akibat tusukan benda tajam. Peristiwa ini pun langsung dilaporkan kepada petugas di Polsek Patuk. Nahasnya saat polisi sampai di lokasi, nyawa korban tidak terselamatkan. Guna kepentingan penyelidikan, jasad korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa, mengatakan awalnya petugas tidak mengetahui indetitas korban karena hanya menemukan satu unit smartphone, helm dan sepeda motor Suzuki Smash AB 4610 NF yang digunakan korban. Pihaknya pun berusaha mencari identitas korban. Pencarian menemukan titik temu setelah ada anggota polisi di Polres Gunungkidul yang mengenali korban. “Foto-foto korban kami perlihatkan dan ada titik terang terkait dengan identitas korban. Ini juga diperkuat pengakuan dari keluarga sehingga identitas korban bisa diketahui pasti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.