Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul memastikan semua objek wisata di Bantul masih beroperasional seperti biasa. Tidak ada penutupan sementara atau pembatasan total meski Bantul masuk dalam zona merah penularan Covid-19.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintaro Heru Prabowo, mengatakan zona merah hanya di Kecamatan Sewon dan Banguntapan. Sementara wilayah objek wisata hampir semua di wilayah selatan dan timur. Sampai saat ini, kata dia, di destinasi wisata tidak dalam jangkauan penyebaran Covid-19 secara masif seperti di Sewon dan Banguntapan.
BACA JUGA: Tol Jogja-Bawen Telan Biaya Rp14 Triliun, Ada Terowongan di Temanggung
“Sampai sekarang belum ada rencana penutupan destinasi wisata, enggak ada. Yang penting adalah pemantauan lebih intensif agar kegiatan mengedepankan protokol kesehatan, sosialisasi harus lebih gencar mengingatkan wisatawan mematuhi protokol kesehatan,” kata Kwintarto, Jumat (13/11/2020)
Dia mengklaim pengelola wisata sudah mematuhi protokol kesehatan, meski ada beberapa destinasi harus membenahi protokol kesehatan. Justru yang paling sulit menerapkan protokol kesehatan, kata dia, dari wisatawan.
BACA JUGA: Cak Nun Sebut Rizieq Shihab Bukan Habib, Ini Alasannya
Mantan Camat Sewon ini menyatakan sampai saat ini belum ada intruksi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 maupun Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul untuk menutup sementara destinasi wisata.
Dalam catatan Dinas Pariwisata BAntul, kunjungan wisatawan terbanyak masih didominasi Pantai Parangtritis dan Depok. Bahkan pada akhir pekan lalu dalam sehari wisatawan bisa mencapai sekitar 15.000 orang. Menurut dia, Parangtritis di hari biasa pun pengunjung jarang di bawah 10.000 orang. “Tapi dalam kondisi liburan panjang sehari bisa mencapai 15.000-20.000 orang dan jumlah tersebut sudah mendekati masa normal seperti sebelum ada Corona,” ucap Kwintarto.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, sebelumnya mengatakan pemerintah tidak memungkinkan membatasi total aktivitas masyarakat karena berakaitan dengan pemenuhan kebutuhan hidup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.