Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasus pembunuhan di Jalan Jogja-Wonosari dengan korban Sugiyanto, warga Ngasemrejo, Kalurahan Ngawu, Playen, Gunungkidul belum terungkap. Berselang satu pekan sejak kejadian, penyidik Polres Gunungkidul masih menyelidikinya.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, mengatakan penyidik sudah memeriksa 16 saksi untuk mengungkap kasus ini. Namun, belum ada titik temu berkaitan dengan motif maupun pelaku pembunuhan. “Masih terus didalami dan penyelidikan masih berlangsung,” kata Suryanto kepada wartawan, Rabu (18/11/2020).
BACA JUGA: Pengajian Akbar Kanzus Sholawat Habib Lutfi di Pekalongan Diundur
Selain memeriksa belasan saksi, guna mengungkap kasus ini polisi juga memeriksa kamera CCTV yang terpasang di jalan. “Segala upaya akan terus kami lakukan guna mengungkap siapa pelaku maupun motif yang dilakukan dengan menghabisi nyawa korban,” katanya.
Kasus pembunuhan ini terjadi pada Rabu (11/11/2020) lalu. Sekitar pukul 03.00 WIB di jalur Jogja-Wonosari, tepatnya di Dusun Karangsari, Patuk, Kapanewon Patuk, seseorang tergeletak di pinggir jalan dengan beberapa luka tusuk. Warga yang menemukannya melapor ke petugas Polsek Patuk. Saat polisi datang ke lokasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
BACA JUGA: Ini Cara Mengecek Transfer BLT Guru Honorer Rp1,8 Juta
Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa, mengatakan kasus ini sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Gunungkidul.
Menurut dia, awalnya petugas tidak mengetahui indetitas korban karena hanya menemukan satu smartphone, helm dan sepeda motor Suzuki Smash AB 4610 NF. Kemudian, anggota Polres Gunungkidul yang mengenali korban hingga dilakukan proses klarifikasi. “Foto-foto korban kami perlihatkan dan ada titik terang terkait dengan identitas korban. Ini juga diperkuat pengakuan dari keluarga sehingga identitas korban bisa diketahui,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.