Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN--Mas Asih atau Mas Wedono Suraksohargo Asihono yang didapuk sebagai Juru Kunci Merapi menyatakan tidak ada kaitannya antara fenomena meteor jatuh di Gunung Merapi beberapa waktu lalu dengan erupsi.
"Ya menurut saya ya tidak ada hubungannya. Saya kira tidak ada kaitannya antara jatuhnya meteor dengan erupsi merapi. Karena tidak ada sambung rapet e. Saya kira tidak ada kaitannya," ujar Mas Asih, Rabu (18/11/2020).
Tanda-tanda alam yang dirasakan oleh Mas Asih juga masih dikategorikan normal. Guguran yang terjadi di Gunung Merapi juga memang menandakan jika Gunung Merapi akan erupsi.
"Ya tanda-tanda alam seperti biasa, kalau akan meletus tanda-tandanya seperti biasa yang sudah saya sampaikan, misalnya ada guguran dan sebagainya itu," terang Mas Asih.
BACA JUGA: Diduga Akibat Korsleting, Rumah Sarijo di Guwosari Terbakar
Mas Asih juga mengimbau agar warga di lereng Gunung Merapi selalu menjaga kelestarian alam. Tidak ada warga maupun wisatawan yang membuang sampah secara sembarangan. Warga juga diimbaunya tidak merusak alam dengan menebang kayu seenaknya.
"Alamnya harus dijaga. Misalnya, ada sampah di sana ya perlu dibersihkan, mungkin dibawa turun atau dibuang di bawah supaya lingkungan bersih. Tidak boleh merusak alam dengan menebang kayu, karena kita manusia hidup di alam," sambung Mas Asih.
Masyarakat juga sadar terhadap status Gunung Merapi menjadi siaga level tiga. Pengalaman erupsi 2010 menjadi pelajaran berharga bagi warga di lereng Gunung Merapi. Masyarakat, lanjut Mas Asih, tanpa harus diperintahkan pun akan secara otomatis menjauh.
"Sudah ada pelajaran 2010 memang kalau ada sesuatu di Gunung Merapi, masyarakat tidak diperintah pun sudah menjauh. Apalagi, ada suara gemuruh atau letusan warga langsung mengevakuasi diri," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.