30 Tahun Kudatuli, PDIP Kota Jogja Teguhkan Demokrasi
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Ketua Simpatik Sleman, Sukirman (dua dari kiri) menyatakan dukungan ke pasangan nomor 01, Danang Wicaksana Sulistya (DWS-ACH), beberapa waktu lalu./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah pengurus Satuan Tugas Khusus Simpatik Partai Amanat Nasional (PAN) Sleman mendeklarasikan dukungan ke Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 1 Danang Wicaksana Sulistya-Raden Agus Choliq (DWS-ACH).
Ketua Simpatik Sleman, Sukirman mengatakan alasan Simpatik Sleman menyatakan dukungan ke pasangan nomor 01 karena desakan anggotanya diarus bawah yang menolak keberadaan politik dinasti. Selain itu, tambah Sukirman, tidak adanya instruksi tegas partai sehingga membuat anggota Simpatik resah dan kemudian memilih mendukung paslon nomor urut 01 tersebut.
"Simpatik Sleman memiliki jaringan sampai tingkat padukuhan. Bahkan sampai RT/RW. Jika ditotal tak kurang 10.000 suara yang bisa disumbangkan untuk kemenangan calon bupati nomor urut 1 ini," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (27/11/2020).
Danang mengingatkan dukungan Simpatik Sleman jangan semata-mata sekadar mengantarkannya sebagai bupati Sleman. Tapi lebih untuk bersama-sama membangun Sleman yang lebih baik. Sehingga hubungan silaturahmi harus terus dipupuk sampai kapan pun. “Jadi, saya bersama Mas Agus Choliq tetap butuh masukan dan peran aktif jenengan-jenengan untuk membangun Sleman ke depan,” ujarnya.
Danang Wicaksana menyampaikan komitmennya untuk menggali aspirasi masyarakat secara bottom up. Sebagai bahan penentu kebijakan dan program pemerintah daerah. Terutama terkait pemulihan ekonomi terdampak pandemi Covid-19. "Saya tidak mungkin sendiri bersama Mas Agus Choliq saja membangun Sleman. Njenengan semua (kader PAN) juga harus bergerak bersama agar pembangunan berjalan lancar," ujar DWS.
Bergabungnya Simpatik ke barisan pendukung DWS-ACH menambah daftar pendukung dari luar partai pengusung. Sebelumnya, 14 mantan Pengurus Anak Cabang Partai Golkar Sleman yang menamakan diri Komando Beringin Militan (KBM) juga sudah menyatakan dukungan kepada pasangan DWS-ACH. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.