Jadwal SIM Keliling Bantul 7 Juli 2026 di Manding, Kuota Cepat Habis
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Tangkapan layar peta Sebaran Kasus Covid di DIY versi Pemda DIY. (corona.jogjaprov.go.id)
Harianjogja.com, SLEMAN- Masuknya wilayah Sleman ke dalam zona merah Covid-19 menjadi perhatian Pemkab Sleman. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemkab pun meningkatkan kembali pengawasan Satgas Covid-19 di tingkat kepanewon hingga kalurahan.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan Pemkab mengambil kebijakan untuk meningkatkan kembali pengawasan Satgas Covid-19 dari kepanewon hingga kalurahan. Hal ini menyusul semakin tingginya kasus-kasus baru positif Covid-19 di masyarakat. Hingga kini, tercatat 17 kepanewon di Sleman berstatus zona merah. "Beberapa minggu terakhir kasus positif di Sleman mengalami peningkatan. Ini yang perlu diantisipasi," katanya, Rabu (2/12/2020) petang.
Dari hasil pengamatan di lapangan, katanya, kekurang disiplinan masyarakat menjadi penyebab munculnya kasus-kasus baru positif Covid-19. Oleh karenanya, setiap Satgas mulai kepanewon hingga kalurahan fungainya ditingkatkan kembali. "Siapapun yang tidak disiplin akan ingatkan lagi. Tidak boleh ewuh pekewuh lagi. Yang melanggar siapun itu harus diingatkan oleh Satgas," katanya.
Menurut Harda, sebetulnya masyarakat masih khawatir bahkan takut dengan Covid-19. Kasus-kasus baru yang terjadi, lanjut Harda, akibat dari keteledoran masyarakat yang tidak disiplin menerapkam protokol kesehatan. Masyarakat masih ada yang tidak mengenakan masker dengan baik, tidak menjaga jarak dan berkerumun serta tidak rajin mencuci tangan.
"Masyarakat sebenarnya masih takut dengan Covid-19. Makanya Satgas dioptimalkan lagi untuk mengingatkan kembali kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan,"katanya.
Disinggung soal penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, Harda mengatakan jika sampai saat ini Pemkab belum mengambil kebijakan tersebut. Pemkab lebih mengedepankan pendekatan persuasif bagi pelanggar. "Diskusi kemarin penerapan denda bagi pelanggar protokol kesehatan masih belum final. Denda menurut saya pribadi masih memberatkan masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah. Makanya kami akan terus mengingatkan penerapan prokes," kata Harda.
Terpisah, Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan lonjakan kasus baru Covid-19 di Sleman terjadi setelah libur panjang akhir Oktober lalu. Semua kepanewon mengalami peningkatan kasus sehingga menyebabkam Sleman masuk zona merah. "Tidak hanya Sleman, tetapi kasus baru mengalami kenaikan semua. Tidak hanya DIY, ada 10 provinsi lainnya yang mengalami kenaikan kasus," katanya.
Meskipun Sleman masuk zona merah dan peningkatan kasus terjadi merata di semua kepanewon, kata Joko, jika dibreakdown tidak semua kalurahan masuk zona merah. Sebagian kalurahan masih zona hijau. Seperti di Cangkringan, dari lima kalurahan yang muncul kasus hanya Agromulyo dan Wukirsari sementara tiga kalurahan lainnya Umbulharjo, Kepuharjo dan Glagaharjo statusnya maskh hijau.
"Di Kepanweon Turi juga, ada dua hingga tiga desa yang masih zona hijau," kata Joko.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada Rabu (2/12/2020), terdapat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 41 kasus di Sleman dengan 4 kasus sembuh, dan satu kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi Manding, jam layanan, biaya, dan syarat agar tak kehabisan antrean.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Rabu 8 Juli 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan terbaru dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 8 Juli 2026 di Godean. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C agar proses cepat tanpa antre panjang.
PSIM Jogja resmi melepas Fahreza Sudin jelang Super League 2026/2027. Gelandang asal Ternate itu menjadi pemain keenam yang berpisah.
Kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan membuat akses wisata dialihkan selama 7-8 Juli 2026. Wisatawan tetap dapat berkunjung ke sejumlah area.