23 Warga Sleman Terdampak Gas Bocor di Bayen, Sampel Air Diuji
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Menjalankan prinsip amanah yang diembannya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jogja kembali menyalurkan bantuan dengan total besaran mencapai Rp704,55 juta. Bantuan tersebut merupakan dana yang bersumber dari Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat, Sekda Kota Jogja, Sisruwadi memberi apresiasi kepada BAZNAS Kota Jogja yang turut membantu Pemkot Jogja dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Bantuan yang disalurkan BAZNAS ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang positif bagi penerima manfaat serta dapat membantu meringankan beban mereka," ujar Sisruwadi pada Kamis (4/12/2020).
Baca juga: Gubernur Ganjar Tutup Ujicoba Sekolah Tatap Muka Setelah Ditemukan Siswa Positif Covid-19
Kesejahteraan masyarakat memang penting dicapai, tetapi Sisruwadi mengingatkan masyarakat bahwa menerapkan protokol kesehatan selama pandemi juga tak kalah pentingnya. Dirinya berharap warga Kota Jogja meningkatkan kesadaran diri dalam menerapkan protokol kesehatan. "Hal ini bukan hanya untuk mereka sendiri tetapi agar kita semua terhindar dari virus Covid-19," imbuhnya.
Ketua BAZNAZ Kota Jogja, Syamsul Azhari menuturkan jika penyaluran ZIS BAZNAS Kota Jogja pada triwulan ke empat ini membantu Pemkot Jogja dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Saat ini Rencana Kerja Anggan (RKAT) tahun 2020 sudah berada di penghujung tahun. Alhamdulillah secara umum RKAT dapat terlaksana dengan baik. Penghimpunan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS & DSKL) sampai dengan bulan November 2020 terkumpul sejumlah Rp4,9 miliar," ujarnya.
Baca juga: Dana BOS Tambahan Rp889 Miliar di Kemenag Bakal Selesai Dicairkan 20 Desember
Adapun dana yang telah ditasharufkan dalam rangka penanganan Covid-19 dari bulan Maret hingga bulan Desember menurut catatan Syamsul sebanyak Rp3,5 miliar. Dana tersebut disalurkan ke bantuan pendidikan bagi anak pegawai kurang mampu, senilai Rp243,3 juta dengan penerima manfaat sejumlah 950 siswa.
Bantuan jariyah santri kurang mampu TKA/TPA/Madrasah Diniyah, senilai Rp247,5 juta dengan penerima manfaat sejumlah 5.500 santri dan masih banyak lagi beberapa penyaluran bantuan yang dilakukan. "Teriring doa semoga amal jariyah yang ditunaikan menjadi pahala yang berlipat ganda, harta yang masih ada menjadi barokah," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.