Buntut Komentar Perawat Nirempati, RSA UGM Perketat Etika Medsos
Buntut komentar nirempati perawat di media sosial, RSA UGM menggencarkan sosialisasi kode etik dan menonaktifkan perawat berinisial DPA.
Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun./Antara
Harianjogja.com, JOGJA--Kenaikan jumlah kasus Covid-19 yang meningkat di Kota Jogja membuat Pemkot Jogja kembali ingatkan masyarakat perihal penerapan protokol kesehatan. Prokes bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun juga masyarakat semuanya.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti pada peresmian pembangunan Pasar Prawirotaman pada Jumat (4/12/2020) malam menegaskan jika prokes bukan hanya kewajiban pemerintah saja. Pencegahan Covid-19 harus dilakukan bersama agar sukses tekan paparan kasus. "Prokes itu bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi juga kewajiban kita semua seluruh warga masyarakat termasuk pemerintah," tegasnya.
Menurut Haryadi menjaga prokes 4M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak, dan Menjauhi kerumunan) tetap berjalan lancar dan baik sangatlah penting. "Protokol kesehatan ini agar bisa terlaksana dengan baik dan juga bisa terawasi dengan baik. Ini penting karena kita ketahui bersama dari berbagai media bahwa pelonjakan yang cukup tinggi di wilayah Kota Jogja khususnya dan DIY umumnya," ujarnya.
Penegakan prokes 4M dan pemulihan ekonomi memang seharusnya berjalan beriringan. Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menyampaikan bahwa pemulihan ekonomi tidak bisa dilepaskan dari protokol kesehatan Covid-19 4M terlebih di bidang pariwisata. "Artinya dalam masa pandemi ini tempat yang akan dikunjungi masyarakat adalah yang aman dan nyaman. Yaitu yang dengan serius menjaga dan melindungi pengunjung," jelasnya.
"Artinya tempat yang akan dikunjungi masyakat adalah yang menerapkan Prokes Covid-19 [4M] dengan serius. Masyarakat akan senang dan lebih bergembira jika destinasi wisata, hotel, resto, kafe atau tempat-tempat umum itu serius melindungi mereka. Maka tetap terapkan prokes Covid-19 4M dengan baik dan serius. Karena itu jaminan kita, sebagai upaya melindungi tamu dan warganya," tegasnya.
Heroe berpandangan jika masyarakat tidak akan mendatangi tempat-tempat yang tidak menerapkan prokes Covid-19 4M dengan baik. "Mereka akan khawatir dan ketakutan, jika ketemu tempat-tempat yang dirasakan berisiko seperti itu. Beri penghormatan kepada tamu dengan senyuman dan prokes Covid-19 yang benar," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buntut komentar nirempati perawat di media sosial, RSA UGM menggencarkan sosialisasi kode etik dan menonaktifkan perawat berinisial DPA.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.