Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto saat menggelar jumpa pers berkaitan dengan hasil perhitungan suara pilkada di sekber pemenangan di Kalurahan Piyaman,wonosari. Kamis (10/12/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto optimistis dapat memenangi Pilkada Gunungkidul. Keyakinan ini mengacu pada rekap internal berdasarkan formulir C1.
Ketua Pemenangan pasangan Sutrisna-Ardi, Arif Setiadi mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan perhitungan di internal dengan mengacu pada formulir C1. Hasil dari perhitungan ini, pasangan nomor satu unggul 32,31% dengan perolehan 151.790 suara. Hasil ini unggul dari pasangan Sunaryanta-Heri Susanto yang mendapatkan dukungan 31,55% atau 148.232 suara.
Sedang untuk pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi meraih dukungan 24,80% atau 116.520 suara. Adapun pasangan Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi dapat dukungan10,82% atau sebanyak 50.820 suara.
"Data kami sudah 100% masuk. Kami unggul dan optimistis bisa menang," kata Arif, Kamis (10/12/2020).
Baca juga: Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bantul Bertambah 34 Orang
Meski demikian, ia belum mau mendeklarasikan kemenangan ini karena masih harus menunggu perhitungan resmi dari KPU Gunungkidul. Deklarasi kemenangan belum digelar, salah satunya disebabkan karena adanya data lain tentang hasil pilkada Gunungkidul yang beredar di masyarakat.
"Kami menghormati dan akan menunggu perhitungan secara resmi di KPU. Apapun hasilnya kami akan menerima," ungkapnya.
Berdasarkan tabulasi data tim internal Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi, terdapat total 478.960 suara yang masuk. Rinciannya sebanyak 467.362 suara sah dan 11.598 suara tidak sah. Secara rinci, pasangan ini unggul di tujuh kecamatan mulai dari Semin, Karangmojo, Panggang, Purwosari, Ngawen, Tanjungsari, Tepus.
Baca juga: Covid-19 di DIY Belum Stabil, Kampus Ini Siapkan Kombinasi Tatap Muka & Online
Calon Bupati Sutrisna Wibawa mengatakan, meski unggul di perhitungan internal, pihaknya akan menunggu hasil resmi dari KPU.
Ia pun akan mengawal perhitungan suara dari tingkat PPK hingga kabupaten. "Saya akan tetap menunggu dan bersabar mengikuti proses di KPU sebagai lembaga resmi," kata Sutrisna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Pameran Galeri Nasional Indonesia di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menghadirkan 28 maestro seni rupa hingga 30 Agustus 2026.
BPBD Sleman mewaspadai kekeringan 2026. Pakem, Tempel, dan Minggir menjadi wilayah dengan distribusi air bersih tertinggi empat tahun terakhir.
Pemakaman Ali Khamenei resmi dimulai di Iran. Prosesi kenegaraan berlangsung sepekan hingga 9 Juli 2026 dan dihadiri delegasi dari lebih 100 negara.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 5 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.
Normalisasi Sungai Jogja dipercepat. Pemkot menargetkan Sungai Code, Winongo, dan Gajahwong rampung dalam dua tahun dengan penataan bantaran.