Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, SLEMAN- Seluruh Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPK) di 49 kalurahan yang melaksanakan pemilihan lurah (Pilur) sudah menetapkan lurah terpilih. Hingga kini, tidak ada laporan adanya sengketa pasca Pilur yang digelar pada 20 Desember lalu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Sleman, Budiharjo mengatakan seluruh 49 BPK sudah menetapkan hasil Pilur. Penetapan hasil Pilur oleh masing-masing BPK, kata Budi, merupakan salah satu bagian startegis dari pelaksanaan Pilur. Di mana, kata Budi, hasil Pilur yang digelar di masing-masing kalurahan diputuskan oleh BPK. "Setelah ditetapkan oleh masing-masing BPK, para lurah terpilih akan segera dilantik. Kalau belum ada penetapan dari BPK kami nggak akan merelease," kata Budi, Rabu (23/12/2020).
Berdasarkan ketetapan yang sudah dilakukan oleh masing-masing BPK, lanjut Budi, hingga kini belum ada laporan adanya sengketa hasil perolehan suara pada Pilur. Artinya, proses Pilur yang digelar secara e-voting berjalan secara demokratis, cerdas, cepat dan akurat. "Sampai saat ini belum ada yang menyampaikan sengketa atas hasil perolehan suara," tegasnya.
Budi menjelaskan, usai penetapan hasil Pilur oleh masing-masing BPK pihaknya saat ini menyiapkan pelaksanaan pelantikn bagi para lurah terpilih. Dinas akan menggelar pelatikan lurah terpilih pada 26 Desember mendatang di Pendopo Parasamya. Pelantikan digelar secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan.
Dia berharap agar para pendukung lurah terpilih dan dilantik untuk tidak berlenihan dalam merayakan kemenangannya. Begitu juga dengan pendukung lurah yang belum berhasil dan belum dilantik agar menerima dengan lapang dada. Jangan sampai, hasil Pilur yang digelar secara demokratis dicederai oleh kegiatan yang kontraproduktif.
"Beda pilihan itu biasa. Ada yang menang ada yang kalah. Setelah ini mari kembali rukun dan membangun kalurahan bersama-sama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.