Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, BANTUL--Sepasang suami istri yang mendaftarkan dirinya masing-masing sebagai bakal calon (Balon) Lurah kembali terjadi. Kali ini di Bangunharjo, Kapanewon Sewon, sepasang suami istri mendaftar secara terpisah pada panitia Pemilihan Lurah (Pilur).
Kerua Panitia Pilur Bangunharjo, Nova Kristianto, menjelaskan sepasang suami istri ini atas nama Agung Wisdha Sardjana dan Tri Setyawati. Keduanya memiliki Kartu Keluarga (KK) dan alamat yang berbeda.
Karena mendaftar di waktu yang juga berbeda, awalnya panitia tak menyadari keduanya merupakan pasangan suami istri. "Daftarnya sendiri-sendiri, ketika ketemu di sana mereka seolah-olah tidak kenal," ujarnya, Selasa (19/7/2022).
Panitia baru mengetahui keduanya suami istri setelah mengecek di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) online. "Di sana ketahuan suami istri dan kami tanya langsung, baru mengakui kalau mereka suami istri," ungkapnya.
BACA JUGA: Diluncurkan sejak 2 Pekan Lalu, Minyakita Belum Sampai DIY, Begini Kata Pemda DIY
Kedua bakal calon ini berasal dari luar Kalurahan Bangunharjo, yakni dari Dlingo dan Turi, Sleman. Berdasarkan Perda tentang pelaksanaan Pilur, bakal calon yang berasal dari luar kalurahan pelaksana Pilur diperbolehkan menjadi calon lurah. "Tapo kalau oemilihnya harus dari Bangunharjo," kata dia.
Selain itu, status suami istri juga tidak dilarang dalam pencalonan lurah. Selama memenuhi persyarat administrasi, keduanya bisa mengikuti tahapan Pilur. Kasus pencalonan suami istri menurutnya biasa terjadi di lokasi yang kekurangan pendaftar bakal calon.
"Misal suaminya mendaftar. Karena tidak ada lawannya, yang daftar cuma satu, daripada ditunda, maka dia masang jago bayangan, istrinya sendiri. Tapi kalau di Bangunharjo tidak kekurangan bakal calon, sudah ada banyak," kata dia.
Pendaftarah bakal calon lurah ditutup pada Jumat (15/7/2022) lalu, dengan jumlah sebanyak tujuh pendaftar. Tahapan selanjutnya adalah meneliti administrasi bakal calon hingga 26 Juli mendatang. "Kalau tidak lengkap berkasnya gugur," katanya.
Karena ada tujuh pendaftar, jika semua memenuhi syarat administrasi nantinya akan diseleksi kembali hingga mendapatkan maksimal lima calon lurah. Dari 21 kalurahan yang menggelar pilur serentak tahun ini tercatat ada 80 bakal calon lurah yang mendaftar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.