CCTV Ungkap Kronologi Perusakan Bendera di Bantul dan Palang Kereta
CCTV dan ciri fisik mengungkap dugaan satu pelaku perusakan Bendera Merah Putih di Bantul dan palang kereta api di Gamping.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, BANTUL- Meski baru akan bergulir beberapa bulan kedepan, sejumlah tokoh yang bakal maju dalam ajang pemilihan lurah (pilur) atau pilkades di Bantul mulai bergerilya mencari dukungan. Padahal pendaftaran calon lurah baru dibuka Juli mendatang.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Bantul, Kurniantoro pada Senin (23/5/2022) menjelaskan mulai Mei ini sejumlah tahapan pilihan lurah mulai digulirkan. Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) di masing-masing kalurahan akan memberitahukan berakhirnya masa jabatan lurah periode 2016-2022 paling lambat 9 Mei 2022 lantas membentuk panitia pemilihan tingkat kalurahan.
Diterangkan Kurniantoro, ada 21 kalurahan yang yang bakal menggelar pilur pada 25 September 2022 nanti. Menurutnya sudah banyak calon lurah yang mulai bergerak untuk menghimpun dukungan warga. Padahal pendaftaran calon lurah baru akan dilaksanakan pada Juli nanti. "Sudah mulai ancang-ancang, sudah mulai mengumpulkan masa pendukung. Hingga sudah menyiapkan tim pemenangan, itu wajar dan sah-sah saja," terangnya.
BACA JUGA: PPKM Diwacanakan Dihapus, Begini Komentar Sultan
Masa kampanye akan dilakukan tiga hari pada waktu yang sudah ditentukan nantinya. Namun apabila ada calon lurah yang menggelar pertemuan maupun sosialisasi kepada masyarakat, kegiatan tersebut belum disebut berkampanye. Sebuah pertemuan disebut kampanye bila calon lurah sudah ditetapkan secara resmi sebagai bakal calon lurah serta menyampaikan visi dan misinya pada pertemuan tersebut.
"Enggak masalah calon lurah melakukan pertemuan dengan masyarakat untuk mencari dukungan dalam pilur. Wong dalam Pilpres, Pilkada para calon juga turun ke masyarakat untuk mencari dukungan. Tidak ada aturan yang dilanggar," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CCTV dan ciri fisik mengungkap dugaan satu pelaku perusakan Bendera Merah Putih di Bantul dan palang kereta api di Gamping.
Kajari Kulonprogo Putri Ayu Wulandari akan mendalami penyidikan PT SAK yang telah berlangsung berbulan-bulan dan belum menetapkan tersangka.
Sekitar 1.600 warga turun ke Kali Code, Jogja, untuk bersih-bersih sungai dan lomba mural dalam rangka HUT ke-81 RI.
Tunggakan PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp26 miliar. DPRD meminta Pemkab mengoptimalkan penagihan untuk memperkuat PAD.
Wajiran resmi kembali menjabat Lurah Srimulyo, Bantul, setelah divonis bebas dalam kasus dugaan korupsi tanah kas desa atau TKD.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak