Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji. /Ist-Dok Humas Pemda DIY
Harianjogja.com, DANUREJAN--Pemda DIY memastikan tidak melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam waktu dekat. Banyaknya dampak negatif menjadi alasan tidak diterapkannya PSBB. Sebagai gantinya, pada malam tahun baru, semua objek wisata akan ditutup.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan berdasarkan hasil rapatnya bersama sejumlah pihak terkait, sebagai respon melonjaknya kasus positif dalam seminggu terakhir, Pemda DIY akan membatasi pergerakan manusia pada perayaan tahun baru.
BACA JUGA : Bikin Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru di Jogja
“Banyak masukan supaya ada pembatasan pergerakan orang. hari ini sudah dirapatkan dengan pihak-pihak yang terlibat. Nanti ada pembatasan di objek wisata pada malam tahun baru di kabupaten akan dibatasi [operasional] paling malam jam 18.00 WIB,” ujarnya, Rabu (30/12).
Hal ini dilakukan karena objek wisata dipandang berpotensi menimbulkan kerumunan, terutama pada malam perayaan tahun baru. Hal ini dipertegas dengan Surat Gubernur No. 443/03734 yang ditujukan kepada empat Bupati agar menutup objek wisata dengan melibatkan TNI dan Polri.
Sementara untuk wilayah Kota Jogja, akan diberlakukan mekanisme khusus yang akan diatur oleh Pemkot Jogja. “Kota karena sifatnya kompleks kan diatur sendiri oleh kota. itu sudah jadi kesepakatan pada saat pertemuan di pemda,” kata dia.
BACA JUGA : Semua Objek Wisata di Bantul Tutup saat Malam Tahun Baru
Terkait wacana PSBB yang sempat diusulkan sejumlah pihak termasuk DPRD DIY, ia menuturkan tidak melaksanakannya karena sejumlah faktor, diantaranya konsekuensinya besar dan tidak bisa dilakukan oleh Pemda sendiri melainkan harus atas rekomendasi Kementerian Kesehatan.
“Saya kira kemarin di pertemuan dengan dewan tidak ada arah ke sana [PSBB], tapi pembatasan pergerakan saja. Kami akan libatkan unsur-unsur lain, Tagana, Destana. Desa-desa kan sepertinya sudah digerakkan oleh kabupaten-kota,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 7 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.