Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pendidikan [Disdik] Sleman belum akan menyelenggarakan sekolah tatap muka pada Januari 2021 menyusul masih tingginya jumlah kasus positif Covid - 19.
“Jadi, di awal semester besok pembelajaran masih daring. Untuk pembelajaran tatap muka, kita masih menunggu kebijakan. Kalau kondisinya sudah memungkinkan, baru akan dilaksanakan,” ujar Kepala Disdik Sleman, Ery Widaryana saat dihubungi Harianjogja.com, Selasa (28/12/2020).
Ery menilai tingginya jumlah kasus Covid - 19 di Sleman masih cukup mengkhawatirkan. Sangat berisiko andai pemerintah daerah menyelenggarakan sekolah tatap dalam kondisi demikian.
Ery belum dapat memastikan kapan tepatnya sekolah tatap muka mulai digelar. Hal itu, katanya bergantung dari hasil evaluasi pengendalian tanggap darurat Covid - 19 yang dilakukan oleh pemerintah daerah. “Bisa pertengahan bulan Februari. Bisa juga bulan Maret. Tergantung situasi dan kondisi,” katanya.
BACA JUGA: BMKG Prediksi Jogja Dilanda Cuaca Ekstrem Jelang Tahun Baru
Meski demikian, Ery mengklaim sekolah-sekolah sudah siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Pihak sekolah sudah diminta untuk menyusun skenario pembelajaran yang memenuhi protokol kesehatan.
Selain itu, sebelum benar-benar menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, pihak sekolah juga harus terlebih dulu mengantongi dukungan dari orang tua siswa. “Kalau orang tua siswa tidak setuju, kita tak bisa memaksa. Jadi, istilahnya tidak wajib [sekolah tatap muka],” ujarnya.
Sekolah tatap muka, tambahnya, juga tidak akan langsung dilaksanakan secara penuh. Bagi siswa yang belum diizinkan orang tuanya, pihak sekolah masih memfasilitasi pembelajaran daring. Kegiatan ekstrakurikuler pun juga belum akan dijalankan, terutama yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.