Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Relawan tagana bersama saat melakukan penyemprotan disinfektan di kawasan Bangsal Sewokoprojo, Senin (11/1/2021). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, WONOSARI – Puluhan relawan dikerahkan untuk penyemprotan disinfektan di hari pertama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (11/1). Adapun penyemprotan menyasar ke tempat-tempat umum seperti kawasan pasar, rumah ibadah hingga Bangsal Sewokoprojo, Kota Wonosari.
Adapun penyemprotan diprakasai oleh Kodim 0730/GK yang bekerjasama dengan anggota Polres Gunungkidul dan relawan tagana. Komandan Kodim 0730/GK, Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto mengatakan, untuk sterilisasi di tempat umum menerjunkan 70 personel yang terdiri dari anggota kodim, polres hingga relawan tagana.
BACA JUGA : Ada Penyemprotan Skala Besar, Tiga Pasar di Jogja Ini Bakal
Menurut dia, penyemprotan dilakukan dengan cara fogging atau pengasapan ke sejumlah titik fasilitas umum seperti pasar, tempat ibadah hingga lokasi lainnya. “Kami juga lakukan penyemprotan ke perkantoran di lingkup pemkab. Termasuk juga kami menyemprot di kawasan bangsal sewokoprojo,” katanya kepada wartawan, Senin.
Noppy mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan selama PPKM berlansung. Selain itu, didalam pelaksanaan juga diisi dengan sosialisasi memberikan imbauan-imbauan tentang Protokol Kesehatan Covid-19 untuk warga masyarakat.
“Harapannya memang agar masyarakat bisa lebih mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Untuk sterilisasi semua fasilitas akan kami sasar termasuk ke sekolah-sekolah hingga taman kuliner,” imbuhnya.
BACA JUGA : Sambut Tahun Baru di Masa Pandemi, PMI DIY Semprot
Terpisah, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, ada sejumlah indikator yang membuat wilayah Gunungkidul masuk dalam kebijakan pembatasan akivitas masyarakat. Salah satunya adalah menyangkut dengan rasio kesembuhan hingga ketersediaan tempat tidur di rumah sakit di Gunungkidul yang belum mencapai syarat minimal. “Pembatasan dilakukan selama dua minggu,” katanya.
Berdasarkan data terkini, terungkap bahwa angka kesembuhan COVID-19 Gunungkidul per 10 Januari ini mencapai 69,54 persen. Sedangkan kapasitas RS per 8 Januari lalu sudah melampaui 90 persen. tingkat kesembuhan COVID-19 secara nasional berada di kisaran 80 persen. Sedangkan ketersediaan tempat tidur RS untuk isolasi disyaratkan minimal 70 persen.
“Fasilitas di rumah sakit terbatas. Untuk itu, kami minta kepada masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan sehingga laju penularan bisa ditekan,” katanya.
Menurut dia, selama pembatasan berlangsung, masyarakat juga diperbolehkan untuk membatasi akses keluar wilayah dengan pemasangan portal di pintu masuk kampung. “Pemasangan portal kembali diperbolehkan untuk membatasi akses keluar masuk,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Lansia 74 tahun di Plumbungan, Sragen, ditemukan meninggal setelah dua hari rumahnya gelap. Polisi tidak menemukan tanda kekerasan.
Bruno Guimaraes resmi bergabung dengan Arsenal dari Newcastle United dengan nilai transfer Rp1,8 triliun dan kontrak empat tahun.
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 79% dan ditargetkan rampung akhir Agustus. Pendataan dilakukan dengan metode CAPI dan CAWI.
Polisi mengungkap pembunuhan pemilik toko HP di Ambarawa. Dua tersangka ditangkap setelah korban ditemukan tewas di Gubug, Grobogan.
Rumah Doa Bukit Rhema di Magelang dikenal sebagai Gereja Ayam. Di balik bentuk uniknya tersimpan kisah doa, keberagaman, dan cinta kasih.