Riset Fenomena Api Seyegan Rampung, BPBD Serahkan Hasil ke Keluarga
BPBD Sleman menyerahkan hasil riset fenomena api Seyegan kepada keluarga. Rekaman CCTV kini menjadi bagian penyelidikan kepolisian.
foto ilustrasi (JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, UMBULHARJO - Penataan kawasan kumuh kembali digulirkan di 2021. Sejumlah titik dipastikan bakal alami penataan dengan sokongan dana dari APBN dan APBD Kota Jogja. Kepastian akan bergulirnya proyek diutarakan oleh Kepala Bidang Perumahan Permukiman dan Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja, Sigit Setiawan.
Dijelaskan Sigit kendati bergulir beberapa proyek alami penyesuaian sehingga baru akan dikerjakan sebagian belum bisa tuntas. "Ya Warungboto yang seharusnya butuh dana sekitar Rp4 miliar itu baru ada Rp1,8 miliar. Kalau Gunungketur lebih ke sarpras jalan lingkungan dan sebagainya itu kan tidak telalu parah," jelasnya pada Minggu (17/1/2021).
BACA JUGA : Kawasan Kumuh di Kota Jogja Dibereskan Tahun Ini
Sementara itu lokasi lain yang bakal ditata lainnya yakni di Kalurahan Klitren. Dijelaskan Sigit, ada dua RW yang bakal alami penataan. Pertama RW 1 kedepannya akan ditata sanitasinya, dikarenakan penataan tepi sungainya sudah selesai.
"Rumah yang tengah limbahnya masih masuk selokan yang ada di tengah itu. Nanti ditata sanitasinya dengan bangunan IPAL," tuturnya.
"Kemudian yang paket lainnya di RW 3 itu dari Jl. Kusbini sampai masjid. Klitren ya dua RW itu, harusnya sampai RW 5, cuma bertahap. Hanya empat itu yang bakal digarap, empay pakat paket tiga Kalurahan," imbuh Sigit.
Sementara itu, dari kucuran dana APBN, Sigit menyebutkan jika tahun ini ada proyek peningkatan kualitas permukiman Sungai Code. "Itu ada di Gowongan, terus di Terban RT 1 sama Surakarsan yang sekarang baru lelang juga. Kalau itu pakai APBN Rp18 miliar. Artinya usulan tetap sesuai dengan yang diajukam akhir tahun tetap disetujui semua, cuma dari nilai PAGU-nya tidak bisa full," tandasnya.
BACA JUGA : Kumuh dan Becek, Pasar Terban Perlu Direvitalisasi
Berdasarkan data yang ada kawasan kumuh yang bakal ditata sepanjang tahun ini mencapai luasan 10,63 hektare.
"Beberapa lokasi yang menjadi target memang ada RT atau RW yang sebenarnya sudah memenuhi skor sebagai kawasan tidak kumuh. Tetapi [kawasan tersebut] masih masuk dalam bagian penanganan untuk menuntaskan penataan, terutama masalah sanitasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman menyerahkan hasil riset fenomena api Seyegan kepada keluarga. Rekaman CCTV kini menjadi bagian penyelidikan kepolisian.
Inggris menjuarai Grup L Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Panama 2-0. Harry Kane pecahkan rekor, Kroasia dan Ghana juga lolos ke fase gugur.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.