Uji 5G XLSMART di Kereta Jogja-Solo, Konektivitas Jadi Sorotan
Pengujian jaringan 5G di kereta Jogja–Solo mencatat kecepatan unduh lebih dari 200 Mbps di sejumlah titik, di tengah pertumbuhan trafik internet 17%.
Kondisi di Pasar Terban, Jogja./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA--Tampilan Pasar Terban memang berbeda dengan pasar-pasar tradisional lainnya di wilayah Jogja. Pasar satu lantai ini masih terlihat kumuh terutama di bagian belakang.
Pemkot Jogja terus melakukan penataan dan branding terhadap pasar tradisional sesuai keunggulan dan kekhasan masing-masing. Untuk kebutuhan satwa dan tanaman hias disediakan Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy), kebutuhan buah dan sayur di Pasar Giwangan, beragam jajanan pasar di Pasar Kranggan, dan pusat penjualan ayam di Pasar Terban.
Pasar Terban menjadi salah satu pasar tradisional yang beroperasi di tengah kota. Lokasinya berada di Kawasan Terban, Kecamatan Gondokusuman. Pasar ini berdiri di atas tanah seluas 7.838 meter persegi dengan luas bangunan 5.453 meter persegi. Total terdapat 225 pedagang yang mengais rezeki di lokasi ini. Mereka yang menempati di area kios tercatat 44 orang, pedagang los 88 orang, dan pedagang lapak 93 orang.
Pasar Terban sejak dulu dikenal sebagai pusat jual beli unggas, khususnya ayam. Selain menjadi tempat jual beli ayam hidup seperti ayam potong, ayam petelur, dan ayam jago, di pasar Terban juga menjadi pusat pemotongan ayam. Pasar yang berlokasi di Jalan C. Simanjutak Nomor 21 ini juga menjadi rujukan pedagang kuliner yang membutuhkan ayam kampung.
Meskipun begitu, Pasar Terban tetap menyediakan kebutuhan rumah tangga lainnya. Mulai aneka sayur-mayur, sembako, dan kebutuhan sehari-hari. Beberapa jasa perdagangan seperti jahit-menjahit hingga kuliner juga dijajakan di pasar ini.
Berada di kawasan perkotaan, Pasar Terban merupakan salah satu pasar tradisional yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pokok warga. Tidak hanya bagi warga Terban tetapi juga warga di luar Jogja. Pelaku usaha yang ada di pasar ini tidak hanya penduduk kota, tetapi juga berasal dari berbagai daerah di DIY dan Jawa Tengah.
Karena sudah dikenal sebagai pasar ayam maka sebagian kios atau lapak didominasi pedagang ayam lengkap dengan pemotongan ayam di bagian belakang pasar. Saking banyaknya unggas yang dijual, bau amis dan limbah yang keluar cukup kuat. Kesan kumuh dan becek juga terlihat di pasar ini sehingga perlu dilakukan penataan. "Setahu saya pasar ini juga akan direvitalisasi. Tetapi yang lebih paham Bappeda," kata Lurah Terban Gondokusuman Anif Luhur Kurniawan.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jogja Yunianto Dwisutono. Sebagai operator, Disperindag hanya menjalankan program Pemkot yang juga digodok oleh Bappeda. Jika memang Pasar Terban perlu direvitalisasi, tentu akan dilakukan. "Hanya saja, itu ranah Bappeda," kata mantan PLT Kepala Dinas Pariwisata Jogja itu.
Adapun Camat Gondokusuman Guritno mengaku jika Pasar Terban menjadi salah satu pasar yang akan ditata oleh Pemkot. Hanya saja, kapan penataan dilakukan masih akan dibahas lebih lanjut. Meski begitu, Guritno mengaku akan mengecek kondisi Pasar Terban dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya dari pasar tradisional itu.
"Rencananya akan ada ruang publik di pasar itu. Tapi saya sendiri masih baru [menjabat]. Jadi belum diajak untuk membahas soal itu," tuturnya.
Supriyadi, salah satu pedagang di pasar ini mengaku belum mengetahui rencana revitalisasi atau penataan yang akan dilakukan Pemkot. Jika memang ada upaya untuk melakukan penataan, katanya, seharusnya sudah ada sosialisasi sebelumnya. "Tetapi sampai saat ini belum ada sosialisasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengujian jaringan 5G di kereta Jogja–Solo mencatat kecepatan unduh lebih dari 200 Mbps di sejumlah titik, di tengah pertumbuhan trafik internet 17%.
Korea Selatan menjatuhkan denda gabungan Rp866 miliar kepada Google dan Apple karena membatasi pilihan pembayaran bagi pengembang aplikasi.
NASA menyoroti karhutla Papua yang meningkatkan polusi dan emisi karbon. BNPB mencatat 2.393 hektare lahan terbakar hingga 28 Oktober 2026.
DPRD Jogja meminta Pemkot memprioritaskan program masyarakat dalam anggaran 2027 menyusul penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
Ekonomi Kulon Progo tumbuh 5,4% pada triwulan II. Pemkab memperkuat sektor pertanian dan UMKM agar kesejahteraan warga meningkat.
Harga lahan industri Cikarang menembus Rp3,5 juta per meter persegi pada kuartal III/2026. Lonjakan dipicu minat investasi data center.