Veda Ega Belum Naik Posisi, Almansa Tercepat di Practice Aragon
Veda Ega Pratama finis di posisi ke-20 pada sesi Practice Moto3 Aragon 2026. David Almansa menjadi pembalap tercepat di MotorLand Aragon.
Ilustrasi Vaksin COVID-19. /FOTO ANTARA -Irwansyah Putra
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 10.764 dosis vaksin Sinovac dijadwalkan tiba di gudang Dinkes Bantul, Selasa (26/1/2021) siang.
Sayangnya, vaksin yang rencananya diangkut dari gudang Dinkes DIY pada pukul 09.00 WIB ke gudang Dinkes Bantul itu belum mampu memenuhi jumlah tenaga kesehatan yang dijadwalkan mendapatkan vaksin di tahap pertama termin kedua.
“Berdasarkan data yang mendapatkan e-tiket pemberian vaksin ada sebanyak 5.765 tenaga kesehatan. Sementara jika menilik jumlah vaksin yang mencapai 10.764 dosis, maka hanya mampu memenuhi kebutuhan 5.382 tenaga kesehatan,” kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Pembatasan Hampir Berakhir, Pelanggaran Prokes di Sleman Masih Bertebaran
Artinya, lanjut dia, ada 383 tenaga kesehatan yang kemungkinan tidak mendapatkan vaksin tahap pertama termin kedua. Oleh karena itu, Ia menyatakan saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinkes DIY terkait dengan 383 tenaga kesehatan tersebut agar tetap mendapatkan vaksin.
“Kami harapkan ada tambahan. Ada vaksin susulan. Karena masih ada banyak yang belum tercover,” harap Abed.
Menurut Abed, Bantul sudah sangat siap menerima vaksin. Hal ini ditandai dengan telah siapnya sarana dan prasarana baik kesiapan rantai dingin vaksin, tempat penyimpanan dan tenaga vaksinator.
“Untuk penyimpanan sendiri akan dilakukan di cold chain di Dinas Kesehatan. Kami punya 9 refigeratordan siap. Petugas juga siap jaga pagi dan sore,” paparnya.
Baca juga: Bupati Bantul Terpilih Abdul Halim Muslih Positif Terinfeksi Covid-19
Kesiapan lain, ungkap Abed ditunjukkan untuk lokasi vaksinasi (faskes mampu Covid-19). Di mana telah ada 27 puskesmas, 6 rumah sakit dan 1 poliklinik siap menggelar vaksinasi. Untuk vaksinator, ada 8 sampai 10 petugas dipersiapkan di setiap faskes mampu Covid-19.
“Jadi klo dihitung-hitung. Sekali pelayanan ada 3 jam, di mana 1 jam ada 20 orang mampu divaksin, jika tak ada kendala dalam sepekan, semua nakes sudah tervaksin. Tapi kan vaksinasi ini enggak boleh ganggu pelayanan. Sehingga pelaksanaan diserahkan ke masing-masing faskes,” kata Abed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama finis di posisi ke-20 pada sesi Practice Moto3 Aragon 2026. David Almansa menjadi pembalap tercepat di MotorLand Aragon.
Jepang resmi memasuki musim flu 2026 lebih awal. Sebanyak 4.094 kasus terdeteksi dalam sepekan, menjadikannya awal musim flu tercepat kedua sejak 1999.
Komdigi menjembatani Yogi dengan Telkomsat dan Starlink agar penyediaan internet di Mentawai dapat dilakukan secara legal dan berizin.
Truk dump kecelakaan di Jalan Magelang Sleman, Sabtu pagi. Sopir dan penumpang luka setelah truk menabrak tiang telepon dan masuk parit.
Akademisi mendorong RPPLH DIY 2026–2056 terintegrasi dengan tata ruang, pembangunan, penganggaran, dan program lingkungan.
Kemenhub mempercepat perbaikan terminal, bandara, dan pelabuhan terdampak gempa NTT. Distribusi logistik dialihkan lewat jalur laut jika akses darat terganggu.