Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Epidemiolog UGM, Riris Andono Ahmad, mengatakan Covid-19 di DIY saat ini sedang meningkat tajam bila dilihat di kurva epidemik. Penularan Covid-19 sudah meluas.
“Kenapa meningkat tajam? Karena penularannya memang sudah meluas,” katanya, Selasa (26/1/2021).
Dalam posisi saat ini, menurutnya kebijakan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) sebenarnya masih bisa mengerem penularan asalkan implementasi dan penegakan hukumnya kuat.
Jika PTKM dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, maka mobilitas penduduk akan terkurangi sehingga sekalipun terjadi penularan di dalam anggota keluarga, penularan selesai di rumah.
“PTKM kan tujuannya mengurangi mobilitas orang. Problemnya seberapa banyak mobilitas orang bisa dikurangi. Itu yang akan menentukan efektif tidaknya PTKM. Kunci untuk bisa efektif implementasi PTKM ya pada penegakan aturannya,” kata dia.
BACA JUGA: Kasus Covid Tembus 1 Juta, Menkes: Saatnya Berduka & Kerja Lebih Keras
Sebelumnya Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 325 penambahan kasus positif pada Selasa (26/1/2021). Sleman dan Kulonprogo mendominasi penambahan kasus. Sementara 311 kasus dinyatakan sembuh dan enam kasus dilaporkan sembuh.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Pemda DIY, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 53 kasus, Bantul 41 kasus, Kulonprogo 108 kasus, Gunungkidul sembilan kasus dan Sleman 114 kasus.
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 113 kasus, periksa mandiri 154 kasus, skrining karyawan kesehatan tiga kasus dan belum ada keterangan 55 kasus. “Berdasarkan pemeriksaan pada 1.170 sampel dari 1.126 orang,” ujarnya.
Enam kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 11.869, Laki laki, 66 tahun, Sleman; Kasus 13.427, Laki laki, 60 tahun, Bantul; Kasus 15.047, Perempuan, 17 tahun, Bantul; Kasus 15.766, Perempuan, 78 tahun, Kota Jogja; Kasus 18.960, Laki laki, 56 tahun, Bantul; Kasus 19.195, Perempuan, 81 tahun, Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Kode dari keluarga Riko Simanjuntak memunculkan spekulasi kuat winger itu bertahan di PSS Sleman musim depan.
MJM 2026 di Prambanan pecahkan rekor peserta, dorong UMKM, budaya, dan aksi lingkungan berkelanjutan.
RTRW Kulonprogo target rampung Juli 2026, perizinan investasi via OSS mulai Agustus. Kawasan aerotropolis, wisata, dan industri siap menyambut investor.
Belgia ditahan Iran tanpa gol di Grup G Piala Dunia 2026, klasemen makin ketat jelang laga penentuan.
Survei Dinkes Sleman menunjukkan 20% remaja perokok memakai vape, menandai pergeseran dari rokok konvensional dan meningkatnya risiko nikotin.