DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI – Pasca-pemungutan suara di Pilkada 2020, KPU Gunungkidul menghibahkan ribuan alat pengukur suhu tubuh atau thermogun ke kalurahan. Penyerahan alat ini dilaksanakan di akhir tahun lalu.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pelaksanaan pilkada 2020 sangat memperhatikan protokol kesehatan dari awal tahapan hingga proses akhir penyelenggaraan. Kebijakan ini tidak lepas adanya pandemic corona sehingga pelaksanaan harus mematuhi protokol tersebut guna memutus mata rantai penyebaran.
BACA JUGA : Jamin dengan Protokol Kesehatan Ketat, KPU Imbau Warga
Konsekuensi dari keputusan ini, maka KPU harus mengadakan alat pengukur suhu tubuh untuk pemeriksaan pemilih pada saat akan menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Total alat yang dibutuhkan sebanyak 1.900 unit sesuai dengan jumlah TPS pilkada di Gunungkidul. “Pengadaan thermogun juga dilakukan di PPS di 144 kalurahan serta di PPK untuk 18 kapanewon,” kata Hani, Jumat (5/2/2021).
Menurut dia, pasca-pemilihan, alat-alat tersebut tidak digunakan lagi. Hasil koordinasi di internal KPU diputuskan peralatan tersebut dihibahkan ke kalurahan dan kapanewon sehingga bisa lebih bermanfaat. “Sejak awal memang setelah penyelenggaraan alat tersebut akan dihibahkan,” ungkapnya.
Hani menuturkan hibah alat pengukur suhu tubuh ini telah dilaksanakan di akhir Desember 2020 lalu. Adapun proses penyerahan juga melalui serah terima dan berita acara hibah sebagai bagian dari pertanggungjawaban dalam pelaksanaan. “Sudah diserahkan dan alat tersebut dimanfaatkan oleh kalurahan atau kapanewon,” katanya.
BACA JUGA : KPU DIY Ingatkan Paslon Patuhi Protokol Kesehatan
Lurah Pacarejo, Semanu, Suhadi membenarkan adanya hibah alat pengukur suhu tubuh dari KPU Gunungkidul. Total di wilayahnya mendapatkan sebanyak 43 unit. “Sudah kami terima usai pilkada lalu,” katanya.
Menurut dia, alat-alat ini digunakan masyarakat untuk keperluan dalam mendukung upaya pengakan protokol kesehatan. Pasalnya, pengecekan suhu tubuh menjadi salah satu upaya deteksi dini guna mengetahu kondisi kesehatan masyarakat. “kan ada aturannya dan alat tersebut dimanfaatkan untuk pengencekan suhu tubuh saat ada kegiatan di masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m