Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ketua Pangda Kagama DIY Gatot Saptadi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada salah seorang pengungsi, Tukirah. /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN--Berbagai kalangan terus membantu para pengungsi terdampak erupsi Gunung Merapi di Purwobinangun, Pakem. Salah satunya dari Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Pengda Kagama) DIY.
Ketua Pangda Kagama DIY Gatot Saptadi mengatakan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan mandi berupa handuk, sabun mandi, shampo, pasta gigi, sikat gigi, pembalut wanita dan beras, Pangda Kagama DIY menyalurkan bantuan kepada pengungsi. Selain itu juga diserahkan bantuan satu kuintal beras untuk mendukung operasional dapur umum di barak pengungsian.
"Bantuan diberikan kepada 170 orang yang berada di Barak Pengungsian Purwobinangun," kata Gatot melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Minggu (7/2/2021).
BACA JUGA : Bantuan Senilai Ratusan Juta Mulai Didistribusikan untuk
Bantuan secara simbolis diserahkan kepada salah seorang pengungsi, Tukirah didampingi Lurah Purwobinangun Heri Suasana. Kagama, kata Gatot memiliki program peduli korban bencana. "Setiap ada kejadian bencana, kami berupaya hadir sesuai dengan kemampuan. Walaupun tidak seberapa, bentuk kepedulian ini dapat membesarkan hati dan semangat warga yang terdampak bencana alam bahwa mereka tidak sendirian," katanya.
Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial Pengda Kagama DIY, Syahbenol Hasibuan menjelaskan dana bantuan kepada pengungsi dihimpun dari berbagai kelompok alumni. Mulai Anggota Kagama DIY, Paguyuban Alumni F.Pertanian UGM Angkatan 1970, Alumni SMPN II IKIP Pakem dan sebagian Alumni UGM. "Kami masih membuka saluran bantuan untuk diberikan pada tahap berikutnya," kata Syahbenol.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi para pengungsi terlihat terlayani dengan baik. Selain tersedia pos kesehatan, anak-anak juga tetap mengikuti pembelajaran daring dengan didampingi relawan. Sedangkan untuk mencegah penularan Covid-19, ruangan di dalam barak dibuat berbentuk bilik-bilik, dengan setiap bilik untuk satu keluarga.
BACA JUGA : Gandeng Banser Tanggap Bencana, JNE Peduli Distribusikan
Kepala Desa Purwobinangun, R. Heri Suasana mengatakan pascaerupsi 27 Januari lalu, barak pengungsian Purwobinangun ditempati oleh 77 KK dari Dusun Turgo dengan jumlah 189 jiwa. Baik yang berada di Purwobinangun maupun SD Sanjaya Tritis. Mereka yang tinggal di barak pengungsian tergolong kalangan rentan, yakni perempuan, bayi, balita, lansia, dan difabel.
"Untuk laki-laki dewasa mereka masih tinggal di rumah untuk bekerja dan menjaga barang-barang berharga milik mereka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Port FC bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Grup B Piala Presiden 2026 dan tetap bertahan di puncak klasemen sementara.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.