Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Sejumlah warga Legundi, Desa Planjan, Kecamatan Saptosari, mengambil air dari bocoran pipa PDAM, Senin (20/8). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Handayani Toto Sugiharta mengatakan kapasitas produksi air yang dimiliki belum maksimal. Sejumlah sumber air yang dimiliki belum termanfaatkan dengan baik.
Menurut dia, untuk layanan air bersih kepada pelanggan ada empat cabang pengelolaan air yang dimiliki perumdam, yakni, meliputi Wonosari, Seropan, Baron dan Bribin. “Secara total potensi dari empat lokasi ini mencapai 3.099 liter per detik, tapi yang diproduksi baru 493,08 liter per detik,” kata Toto, Selasa (9/2/2021).
Ia menjelaskan, dengan adanya potensi sumber yang masih melimpah akan dioptimalkan sehingga layanan kepada pelanggan terus dapat ditingkatkan. “Kami akan terus lakukan perbaikan-perbaikan, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi sumber agar layanan ke masyarakat bisa lebih lancar,” katanya.
Baca juga: Hajatan Pernikahan di Piyungan Dibubarkan Aparat
Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Toto mengakui sudah memiliki beberapa rencana optimalisasi sumber seperti yang ada di sumur Selang baru; sumur Duwet, sumur Seneng. Selain itu, ada juga pergantian pompa satu phase di sumber Ngleri, Song Gilab dan Banyumeneng. “Upaya terus dilakukan untuk meningkatkan layanan,” katanya.
Hingga saat ini, pelanggan Perumdam Tirta Handayani mencapai 52.604 pelanggan yang tersebar di 15 kapanewon. Toto mengakui, ada tiga kapanewon yang belum mendapatkan layanan air perumdam yang meliputi Kapanewon Purwosari, Patuk dan Gedangsari. “Total yang terlayani ada di 15 kapanewon dan tersebar di 96 desa,” ungkapnya.
Baca juga: Air Kelapa Ternyata Ampuh Obati Sariawan
Ke depannya, sambung dia, perumdam sudah memiliki rencana untuk menjangkau layanan di seluruh wilayah. Sebagai contoh, untuk layanan di Kapanewon Purwosari akan memanfaatkan sumber air di Laut Bekah. Selama ini air dari sumber tersebut masih terbuang percuma ke Laut Selatan.
“Di Bekah ada sumber dengan kapasitas 30 liter per detik dan ini yang akan dimanfaatkan untuk layanan di wilayah Purwosari. Hal sama juga di Gedangsari, ada sumber 10 liter per detik yang akan dioptimalkan untuk layanan ke masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Neymar kembali dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti membawa kombinasi pemain senior dan bintang muda.
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.