Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Plt. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Joko Supriyanto mengukuhkan 10 orang sebagai Duta Anak Sleman, di Aula Lantai 3 Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Kamis (18/2/2021). /Ist-dok
Harianjogja.com, SLEMAN– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman mengukuhkan Duta Anak Sleman 2021. Mereka diharapkan dapat menciptakan atmosfer pergaulan anak yang sehat dan kondusif di Sleman.
Pengukuhan dilakukan oleh Plt. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Joko Supriyanto yang disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Anak, Perempuan dan Pemuda, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Femmy Eka Kartika Putri.
Joko menyampaikan pemilihan duta anak ini dilatarbelakangi kepedulian tentang pentingnya menumbuhkembangkan perilaku anak di masa pandemi Covid-19 untuk tetap produktif dan berkreasi. "Keberadaan duta anak diharapkan dapat menciptakan atmosfer pergaulan anak yang sehat dan kondusif," katanya di Aula Lantai 3 Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Kamis (18/2/2021).
Baca juga: Sri Purnomo Akhiri Masa Jabatan, Warganet: Masih Jadi Pak Bupati
Pengukuhan tersebut dilakukan secara simbolis kepada 10 orang anak sebagai perwakilan dari berbagai wilayah di Sleman. Joko berharap, melalui ide-ide kreatif anak-anak diharapkan dapat memaksimalkan ruang digital sebagai media komunikasi bersama dan mengajak semua pihak baik anak, orangtua dan masyarakat berpola hidup sehat dalam melaksanakan kegiatan sesuai protokol kesehatan. "Terutama menghadapi pandemi Covid-19 saat ini," katanya.
Kepala DP3AP2KB Sleman, Mafilindati Nuraini menuturkan pengukuhan Duta Anak Sleman tersebut bertujuan untuk melatih anak-anak agar mengenali permasalahan yang dihadapi anak dan berupaya memperjuangkan pemenuhan hak-hak anak di lingkungannya.
Sebelum pengukuhan Duta Anak Sleman, kata Linda, DP3AP2KB juga menggelar kegiatan Temu Hati Anak Sleman 2021 yang diikuti 185 anak dengan mendatangkan narasumber dari anggota DPRD Sleman. "Kegiatan ini juga untuk mendorong anak-anak untuk mampu menyampaikan aspirasinya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan serta meningkatkan kapasitas Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor pemenuhan hak anak," jelasnya.
Baca juga: Ada Subsidi untuk 380.000 Rumah, Ini Syarat Mendapatkannya
Ketua Forum Anak Sleman Urmila Syifa Kurniawan mengatakan sebelumnya Forum Anak Sleman mengeluarkan delapan tuntutan selama masa pandemi Covid-19 ini. Salah satunya, anak-anak Sleman menuntut adanya ruang ekspresi untuk menuangkan gagasan dan kreativitas secara online. Mereka juga berharap agar mendapatkan pendampingan dari keluarga saat belajar di rumah selama pandemi Covid-19.
"Anak-anak Sleman juga mengharapkan adanya dukungan psikologis dan penjaminan terpenuhinya hak anak, serta pendampingan khusus bagi anak selama pandemi Covid-19," katanya.
Tuntutan lainnya, anak-anak Sleman berharap selalu dilindungi dari kekerasan fisik atau verbal, stigmatisasi, dan segala sesuatu yang merendahkan martabat anak dalam masa pandemi Covid-19. Mereka juga mengharapkan adanya sinergi dari pemerintah, swasta, media, dan lembaga untuk mengedukasi anak terkait protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Pemkab Sleman mendukung PSS dengan penambahan fasilitas Stadion Maguwoharjo. Tim kementerian telah meninjau stadion.
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya yang diproduksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang
Prabowo menyiapkan skema tukar tambah motor bensin dengan motor listrik serta pembiayaan bunga rendah untuk masyarakat.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.