Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi/Antara-M Agung Rajasa
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja masih mendata lansia atau warga yang berusia di atas 60 tahun untuk mendapatkan prioritas vaksin Covid-19 tahap kedua yang dimulai 1 Maret mendatang.
Ketua Harian Satgas Covid-19 Jogja Heroe Poerwadi mengatakan ada sekitar 46.000 lansia di Jogja, sebagian di antara mereka sudah terdaftar untuk mendapatkan vaksin tahap kedua termin pertama pada Maret mendatang atau dibarengkan dengan vaksinasi untuk pelayan publik seperti aparatur sipil negara (ASN), tokoh agama, tokoh masyarakat,TNI-Polri, dan tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksin di tahap pertama.
BACA JUGA: Puluhan Burung Kuntul di Hutan Mangrove Baros Bantul Berjatuhan dari Langit & Mati Misterius
“Kami masih melakukan pendataan untuk lansia ini. Memang, sebagian sudah terdaftar, karena masuk prioritas vaksinasi tahapan kedua. Tapi, lansia dan komorbid kan belum lama dapat izinnya, jadi banyak yang belum daftar,” kata Heroe, Selasa (23/2/21).
Guna mempercepat proses pendataan lansia, Pemkot Jogja akan menggandeng Komisi Daerah (Komda) Lansia Jogja yang memiliki data akurat terkait jumlah lansia di Jogja. Komda ada di setiap kalurahan sehingga data lebih akurat. “Kami mendorong anggotanya [komda] melakukan pendaftaran vaksinasi lewat website yang telah ditentukan,” ujar Heroe.
Kepala Dinas Kesehatan Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan potensi lansia di Jogja itu sekitar 10% dari total jumlah penduduk atau sekitar 46.000. Dinkes Jogja masih terus mendatanya sekaligus menyaring apakah mereka bisa divaksin atau tidak.
Namun demikian, sesuai edaran baru dari Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lansia aman disuntik vaksin Covid-19. Pihaknya terus berupaya mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mendaftar. Sosialisasi dilakukan melalui mobil keliling dan semua puskesmas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor