Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Ilustrasi KB./Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jogja meluncurkan program pelayanan Keluarga Berencana (KB) bergerak. Upaya tersebut untuk mendekatkan layanan KB kepada masyarakat khususnya pasangan usia subur (PUS).
Sekretaris DP3AP2KB Jogja, Tri Karyadi mengatakan layanan KB bergerak ini khusus untuk metode kontrasepsi jangka panang IUD dan Implan. Terdapat tiga lokasi pelayanan KB tersebut selain Puskesmas, yakni Kantor Sekretariat Ikatan Bidan Indonesia di Kotagede, Praktek Bidan Mandiri (PBM) Poltekes Kementerian Kesehatan di Kemantren Mantrijeron, dan PMB Dian Herawati di Kemantren Wirobrajan.
BACA JUGA : Minat Pria di Kulonprogo Ikuti Program KB Masih Rendah
“Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Pemkot Jogja dalam program pembangunan keluarga berencana,” kata Tri Karyadi, Selasa (23/2).
Tri Karyadi mengatakan berdasarkan data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY 2020 jumlah PUS Kota Jogja mencapai 33.963 pasangan. Sementara jumlah peserta KB aktif 23.175 akseptor dan 12,10% unmet need KB atau PUS yang tidak ingin anak lagi tapi belum terlayani KB. “Artinya ada sekitar 100 PUS yang tidak terlayani KB,” kata dia.
Alasan PUS yang tidak terlayani KB, kata Tri Karyadi, di antaranya sebenarnya tidak ingin memiliki anak lagi namun tidak ingin KB tanpa alasan yang jelas, menginginkan anak lagi namun ditunda. Menurut dia jika unmet need hamil tanpa perencanaan justeru beresiko memperlakukan janin yang tidak optimal sehingga pelu dilakukan pendekatan melalui penyuluh KB.
BACA JUGA : Pembiayaan Pelayanan KB di Sleman Pakai Dana Alokasi
Lebih lanjut Tri Karyadi mengatakan ada 63 fasilitas layanan kesehatan di Jogja yang melayani KB. Diharapkan melalui pelayanan KB Bergerak bisa menjaring PUS yang belum terlayani alat kontrasepsi dengan metode jangka panjang, termasuk meningkatkan kepesertaan KB dan menurunkan PUS unmet need KB di Jogja.
Selain program KB Bergerak, DP3AP2KB Jogja juga menggiatkan KB jemput bola untuk metode pil dan kondom melalui penyuluh KB. Menurut Tri Karyadi penyuluh KB saat ini diperbolehkan menyalurkan dua alat kontrasepsi tersebut kepada pasangan usia subur agar program KB tidak terputus terutama di masa pandemi ini.
Meski disalurkan melalui penyuluh KB namun tetap atas sepengetahuan kepala puskesmas di tiap puskesmas, “Tujuan KB jemput bola ini jangan sampai peserta KB putus di tengah jalan karena khawatir untuk ke fasilitas kesehatan di tengah pandemi. Kami layani ke rumah-rumah melalui penyuluh,” ucap Tri Karyadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun